| Selasa, 18 Juli 2006 | PANTURA |
Tiap Bulan 2.000 Orang Nunggak RekeningBREBES - Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) PT (Persero) PLN Brebes, setiap bulan memutus jaringan terhadap sekitar 2.000 pelanggan yang menunggak rekening. Upaya pemutusan tersebut ternyata cukup efektif dan mampu menurunkan angka tunggakan sampai 50 persen. ''Tunggakan rekening Juni 2005 sebesar Rp 932,2 juta turun menjadi Rp 494,7 juta pada Juni 2006. Angka tersebut diperkirakan akan terus turun sampai akhir Juli ini,'' kata Manajer UPJ PLN Brebes H Sunarto, kemarin. Sanksi tegas pemutusan, sebenarnya upaya terakhir agar pelanggan mematuhi kewajiban membayar rekening. Sebab sebelum diputus, pelanggan sudah mendapatkan pemberitahuan tertulis yang dikirim langsung ke rumah pelanggan. Namun karena berbagai faktor yang dihadapi pelanggan, mereka terkadang lupa membayar. Menurut dia, dari sekitar 2.000 pelanggan yang menunggak itu, sebagian besar kategori rumah tangga. ''Untuk kalangan bisnis karena jumlahnya kecil, jarang menunggak,'' paparnya. Makin Baik Dengan sistem pemutusan jaringan, Sunarto mengakui sangat berpengaruh terhadap kelancaran. Itu terbukti ketika masa pendaftaran sekolah, awal Juli lalu, yang pada sebelumnya memengaruhi pembayaran rekening kali ini makin baik. Artinya, jumlah tunggakan makin sedikit. Bahkan sisa tunggakan Rp 494,7 juta itu, diperkirakan akan terus turun sampai Agustus mendatang. Sunato memperkenalkan program Bersinar untuk pemasangan R1 450 VA dan R1 900 VA. Program ini khusus diperuntukkan kalangan bisnis dan usaha, dengan tarif pemakaian kwh yang lebih mahal. ''Pada program Bersinar 450 VA bisnis, pengenaan pemakaian kwh dikenakan 50 dan industri 40 dengan harga Rp 650 per kwh,'' ujarnya. Program ini sudah menyerap 32 pelanggan baru. (wh-29d) |