| Selasa, 18 Juli 2006 | OLAHRAGA |
Persik Waspada, Persiba Tahu DiriSOLO - Persik Kediri dan Persiba Balikpapan sama-sama melakukan persiapan maksimal untuk menghadapi pertandingan babak 8 Besar Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2006 di Stadion Manahan Solo, Selasa ini mulai pukul 18.30 WIB. Tanpa mau membuka resep, coach Persik Daniel Roekito menyatakan sudah menyiapkan strategi khusus melawan tim berjuluk Beruang Madu itu. ''Tiga lawan akan kami hadapi dengan pola berbeda. Namun yang penting, pada pertandingan pertama dan kedua kami menang dahulu. Baru setelah itu merancang strategi lebih lanjut,'' kata Daniel Roekito seusai mempimpin latihan anak-anak asuhannya di Stadion Manahan, pagi kemarin. Dia mengkui, selama empat-lima hari lalu memang ada beberapa pemainnya yang mengalami cedera atau kelelahan. Namun kini semua sudah membaik, kecuali pemain tengah Rustanto Sri Wahono yang masih dalam kondisi pemulihan dari cedera hamstring. Hal itu, menurut dia, tak masalah karena kesebelasan Kota Tahu itu lebih mengandalkan kerja sama tim yang maksimal. Persiba yang akan dihadapi selama ini dinilai sebagian orang sebagai tim underdog. Tetapi dengan penilaian itu justru membuat Persik meningkatkan kewaspadaan. ''Secara riil memang underdog, tapi Persiba itu tim yang ngotot. Saya sangat waspada. Sebab, biasanya mereka punya motivasi tinggi. Kami tak mau kecolongan,'' ujarnya. Maju Pesat Kapten Persik Harianto juga tak mau memandang sebelah mata kesebelasan dari tlatah seberang itu. Lini tengah dan ujung tombak lawan dianggap bagus. ''Joel Kamzi di lini tengah Persiba sangat bagus. Sepertinya tim itu berbeda dibanding saat ditangani Riono Asnan. Setelah dipegang Eddy Simon, mereka maju pesat,'' tegasnya. Eddy Simon Badawi selepas mengikuti technical meeting menyatakan tahu diri. Dia menyadari timnya merupakan kesebelasan underdog. Dia mengakui, tim-tim lain seperti Persik, Arema Malang dan PSIS Semarang lebih kuat. Apalagi timnya merupakan pendatang baru di babak 8 Besar Divisi Utama. ''Namun dengan posisi underdog ini kami justru diuntungkan. Karena tim-tim lain akan memandang Persiba lemah. Nah, kami akan coba membuat sejarah, apapun hasilnya nanti,'' ungkap Eddy Simon. (P44,D11-31) |