| Selasa, 18 Juli 2006 | NASIONAL |
Panglima Bungkam soal RyamizardJAKARTA - Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto memilih bungkam terkait dengan rencana pemeriksaan yang akan dilakukan terhadap mantan KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu, dalam kasus penimbunan senjata di kediaman almarhum Brigjen Koesmayadi. Dalam rapat di di Kantor Kementerian Menkopolkam, Senin (17/7), Djoko mengaku, tidak mengetahui rencana pemeriksaan yang dilakukan oleh Puspom TNI terhadap Jenderal Ryamizard. ''Puspom yang tahu. Saya tidak tahu satu persatunya. Saya pikir, Puspom TNI memerlukan siapa saja untuk dimintai keterangan,'' katanya. Menurutnya, hingga kini Puspom telah melakukan pemeriksaan terhadap 95 saksi terkait penimbunan senjata di kediaman almarhum Brigjen Koesmayadi. ''Saya belum bisa memberikan spesifik nama, sebab kita kan dikasih waktu sampai tanggal 10 Agustus,'' ujarnya seraya menambahkan, saksi yang diperiksa adalah dari prajurit hingga jenderal dan pemeriksaan dilakukan Puspom. Sementara itu, KSAD Jenderal Djoko Santoso juga enggan berkomentar, apakah pemeriksaan terhadap Jenderal Ryamizard sudah dilakukan atau belum. ''Silakan tanya ke Puspom TNI saja,'' tuturnya. Menurutnya, pihaknya hanya bisa menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Puspom TNI hingga tanggal 10 Agustus mendatang. ''Jadi tunggu saja,'' ucapnya. (H27-48v) |