logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 18 Juli 2006 KEDU & DIY
Line

Pemkab Akan Dekati Anak Jalanan

PURWOREJO - Pemkab Purworejo berencana melakukan pendekatan terhadap anak jalanan di daerah itu. Menurut Kepala Bikom, Drs H Harnudin Burhan MM, saat ini setidaknya terdapat sekelompok anak jalanan yang hidup di Stasiun Kereta Api (KA) Kutoarjo.

Mereka hidup mengelompok, dan bila malam hari melakukan hubungan seks bebas di antara mereka. Bahkan ada anak yang akibat diperkosa orangtuanya, kemudian ikut bergabung dengan kelompok tersebut.

Celakanya, bila dari mereka ternyata ada yang hamil, maka akan keluar dari kelompok itu. ''Sudah ada dua orang yang keluar dari kelompok itu karena hamil,'' jelas Burhan.

Kelompok anak jalanan itu, lanjutnya, pernah diajak dialog H Kelik Sumrahadi sewaktu masih menjabat wakil bupati periode 2000-2005. Selain itu, juga pernah diberi penyuluhan oleh Dokter Lina, Kabid Kesehatan Reproduksi Dinas Pependudukan, KB dan Catatan Sipil. Namun saat itu kapasitasnya selaku pribadi, dengan memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi.

Sejalan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2006, Pemkab akan memberi perhatian terhadap anak-anak jalanan tersebut. Dinas Kesehatan setempat juga berencana memberikan pelayanan kesehatan gratis terhadap anak-anak. Pelayanan gratis tersebut rencananya akan dilaksanakan pada 22 Juli mendatang, di seluruh Puskesmas se-Purworejo.

Layanan Kesehatan Gratis

Menurut Kepala Bikom, yang akan mendapat pelayanan kesehatan gratis adalah dari bayi hingga remaja usia 18 tahun. Menurutnya, dengan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis, berarti Pemkab telah memberikan pelayanan kesehatan dalam pemenuhan hak-hak anak. Dikatakan, negara akan maju bila generasinya cerdas dan memiliki moral yang baik.

Untuk itu, kepada para orang tua, diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut guna memeriksakan putra-putrinya di Puskesmas terdekat, pada saatnya nanti. Dalam memeringati HAN tahun ini, Pemkab juga akan mengadakan beberapa bentuk kegiatan bakti sosial lainnya. Antara lain, mengunjungi anak-anak korban kekerasan, baik itu kekerasan fisik maupun kekerasan seksual.

Dalam rangkaian kegiatan HAN, juga akan diselenggarakan berbagai lomba. Antara lain pemilihan dai kecil, lomba kreativitas anak berupa lomba mewarnai dan melukis, serta dialog dengan anak-anak yang berprestasi. (yon-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA