logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 18 Juli 2006 KEDU & DIY
Line

TK Bumi Warta Kembali Dibangun

YOGYAKARTA- Pembangunan kembali Taman Kanak-kanak (TK) Bumi Warta di kawasan Pakel Baru, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, kemarin (17/7) dimulai.

Pembangunan tahap pertama aset milik PWI cabang Yogyakarta dilakukan untuk gedung aula oleh Paguyuban Sosial Warga Tionghoa Bhakti Putera Yogyakarta.

Menurut ketua paguyuban tersebut, Jimmy Sutanto, pihaknya lebih memilih membangun fasilitas pendidikan itu karena merupakan tempat dasar pembinaan anak. ''Kasihan anak-anak kalau terlalu lama belajar di bawah tenda darurat,'' ujarnya.

Paguyuban tersebut juga mulai membangun kembali gedung TK Pertiwi di Desa Potorono, Kecamatan Bambanglipuro dan SD Muhammadiyah di Dusun Blawong, Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul.

Pembangunan aula TK Bumi Warta yang ambruk akibat gempa direncanakan selesai dalam waktu dua bulan. ''Sesuai dengan anjuran pemerintah, kami akan sangat memperhatikan konstruksi tahan gempa,'' ungkap Agus Santoso, pengawas pembangunan. TK yang dibangun pada 1962 itu merupakan satu-satunya TK yang dikelola Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI).

Tenda Darurat

Sejak roboh, para murid TK menggunakan tenda darurat di halaman Sekretariat PWI Yogyakarta di Jl Gambiran. Aula yang akan dibangun luasnya 69 meter persegi di tanah seluas 250 meter persegi. Dana yang digunakan berasal dari Dompet Kemanusiaan Korban Gempa yang digalang koran berbahasa Tionghoa, Nusantara, terbitan Surabaya. Tiga ruas kelas menurut Ketua PWI Yogyakarta, Drs Octo Lampito MPd, akan dibangun oleh grup Pikiran Rakyat, Bandung.

Sementara itu, dalam rangka membantu perbaikan bangunan gedung PWI Yogyakarta yang juga rusak akibat gempa, Drs Octo Lampito sudah menerima bantuan Rp 10 juta dari Suara Merdeka.(P58-39s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA