| Selasa, 18 Juli 2006 | INTERNASIONAL |
Maois Serbu Kamp Pengungsi, 25 TewasRAIPUR - Ratusan gerilyawan maois menyerbu kamp pengungsi di India tengah Senin kemarin. Penyerbuan itu menewaskan sedikitnya 25 orang, termasuk anggota kelompok antimaois yang didukung negara. Serangan itu terjadi di Kamp Pengungsi Salwa Judum (Kampanye untuk Perdamaian) di Desa Arabore, Distrik Dantewada, 510 kilometer sebelah selatan Raipur, ibu kota negara bagian Chhattisgarh. Lebih dari 50 orang terluka dan sedikitnya 100 pengungsi hilang. Inspektur Jenderal Polisi Giridhari Nayak mengatakan sekitar 400 sampai 500 gerilyawan menyerang kamp yang menampung 3.500 sampai 4.000 pengungsi itu. Sebagian besar gerilyawan menggunakan senjata otomatis. Mereka juga membakar sedikitnya 20 rumah. ''Korban tewas mencapai 25 orang, dengan ditemukan delapan mayat gosong di reruntuhan rumah-rumah yang terbakar,'' kata Kepala Polisi Dantewada Om Prakash kepada Reuters melalui telepon. Dia mengatakan tiga anak dan tiga wanita juga tewas. Seorang petugas menjelaskan, gerilyawan mula-mula menyerang polisi yang menjaga kamp itu. Kemudian, mereka menyerbu kamp tersebut. Sebagian besar korban yang luka parah dibawa ke Andhra Pradesh, negara bagian tetangga, untuk mendapat pengobatan. Polisi mengatakan mayoritas korban tewas dari kelompok antimaois Salwa Judum. Kelompok itu dibentuk oleh pemerintah Chhattisgarh dan sering menjadi sasaran serangan gerilyawan. Dampak dari serangan-serangan itu, para anggota Salwa Judum biasanya bersenjatakan panah untuk menjaga diri. Ratusan bala bantuan polisi federal memburu para gerilyawan sampai ke kawasan hutan di dekat Distrik Cantewada. Chhattisgarh merupakan negara bagian yang paling sering diserang gerilyawan maois. (rtr-ben) |