| Selasa, 18 Juli 2006 | INTERNASIONAL |
Warga Asing Dievakuasi dari LebanonBEIRUT - Sejumlah negara mengevakuasi warganya dari Lebanon, Senin kemarin, untuk menyelamatkan diri dari serangan udara Israel. Negara Yahudi itu menggempur Lebanon selama enam hari berturut-turut. Saat warga negara Eropa berkumpul di luar kedutaan besar mereka di Beirut, Uni ropa menyerukan kepada Israel agar menjamin keselamatan puluhan ribu warga Uni Eropa di Lebanon. Menteri Luar Negeri Finlandia Erkki Tuomioja, yang menjadi ketua Uni Eropa, menjelaskan kepada wartawan: ''Saya beberapa kali mengadakan kontak dengan menteri Israel dan memintanya memberi jaminan bahwa warga asing tidak dalam bahaya.'' Sebuah feri berkapasitas 1.300 orang yang dicarter Prancis bertolak menuju perairan di lepas pantai Beirut kematin. Feri itu diperkirakan membawa banyak warga ke pelabuhan Larnaca di Pulau Siprus, Mediterania, sekitar 85 km sebelah barat Lebanon. Sebagai eks mandat Prancis, Lebanon ditinggali sekitar 17.000 warga Prancis. Lebih dari 5.000 wisatawan negara itu mengunjungi Lebanon saat ini. Ratusan warga Prancis berkumpul di dekat kedutaan besarnya di Beirut, menunggu dibawa dengan bus untuk naik feri. Sebuah kapal militer Italia juga meninggalkan Larnaca menuju Lebanon kemarin. Seorang pejabat Kedubes Italia di Nikosia mengatakan negara itu berencana mengevakuasi 200 warganya dan 120 non-Italia. Konvoi Bus Inggris mengevakuasi sekitar 40 orang dari Beirut dengan helikopter militer kemarin, dan kapal perang Royal Navy bergerak menuju pantai bagi kemungkinan evakuasi sekitar 10.000 pemegang paspor Inggris. Menlu Jerman Frank-Walter Steinmeier mengatakan di Brussels, pemerintahnya akan membantu sekitar 500 warganya meninggalkan Lebanon setelah 200 orang lainnya pergi akhir pekan lalu. Swedia menyatakan 1.300 warganya telah tiba di Suriah dan Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan konvoi bus telah mencapai perbatasan Suriah dengan sekitar 300 orang. Finlandia menjelaskan evakuasi lebih dari 160 warganya dan warganegara, ekspatriat, dan wisatawan lain Uni Eropa akan dibawa dengan kapal ke Larnaca atau dengan bus dari Beirut ke Damaskus. Ia menyatakan evakuasi kapal Swedia, Norwegia, dan Denmark juga direncanakan. Yunani mengatakan satu kapal AL tengah bertolak ke Larnaca untuk menunggu perintah. Menlu Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala mengatakan, lebih dari 100 warga negara itu telah dievakuasi ke sebuah kota dekat perbatasan Suriah. Dia mengatakan Nigeria membantu warga lain Afrika termasuk dari Ghana, Senegal, dan Ethiopia. Sejak Kamis lalu, ribuan warga asing meninggalkan Lebanon dengan mobil ke Suriah. (rtr-niek-26) |