logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 18 Juli 2006 EKONOMI
Line

Afsel Pesan Kerajinan dari Solo

SOLO - Empat buah perusahaan dari Solo telah menandatangani Memorandum Of Understanding(MOU) dengan Eastern Cape Province, Afrika Selatan di negara itu baru-baru ini. Realisasi MOU itu kelanjutan dari kunjungan Wapres Afsel ke Kota Bengawan dua bulan lalu.

Keempat perusahaan itu adalah PT Srikandi Jaya, Budi Mukti Industry, Cristalia Eisha dan Batik Cokro. Satu lagi perusahaan Indonesia yang melakukan MOU dengan Afsel adalah PT Sandratex Jakarta.

Direktur PT Budi Mukti Industry Ir Soenarno kemarin mengatakan, dari sejumlah barang yang telah disetujui untuk dibeli pihak Eastern Cape Provience Afsel yang telah ditentukan nilainya adalah kerajinan. ''Namun berapa nilainya saya lupa,''katanya.

Barang-barang yang diminati propinsi termiskin di negara Afsel tersebut yakni alat pertanian, batik, tekstil, kerajinan dan mebel.

Namun untuk tekstil tidak diambilkan dari Solo, karena ketika ada kunjungan dari Afsel perwakilan perusahaan tekstil dari kota tersebut tidak datang. Ketidakhadiran mereka diduga karena trauma pernah memperoleh undangan serupa, namun ujung-ujungnya ditarik sejumlah uang.

Menurut Soenarno pihak Afsel juga memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk bisa mendirikan etalase kerajinan, garmen dan mebel di bandara negara itu secara gratis. Kesempatan itu diharapkan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Pembicaraan Teknis

Berkaitan dengan MOU tersebut, beberapa pengusaha asal Solo tanggal 27 Juli 2006 akan ke Afsel. ''Mereka akan melakukan pembicaraan teknis menyangkut berbagai hal tentang kesepakatan tersebut, ''katanya.

Menjawab petanyaan tentang jenis alat pertanian yang dikehendaki Afsel, dia mengungkapkan, negara itu membutuhkan traktor tangan, mesin pemanen dan alat perontok padi. Barang-barang itu masih dipelajari oleh kedua belah pihak.

Dalam waktu tidak lama akan datang sejumlah petani Afsel ke Solo untuk melakukan pelatihan tentang penggunaan alat-alat pertanian tersebut. Traktor tangan yang diproduksi di Solo belum tentu cocok untuk Afsel karena berbeda kondisi tanahnya. Kondisi tanah Afsel sangat tandus. (bt-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA