| Selasa, 18 Juli 2006 | BUDAYA |
Festival Band IndieJAKARTA - Setelah bergulir sejak Maret, final Regional LA Lights Indiefest, festival musik indie pertama di Indonesia, memasuki babak puncak. Dari Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya terjaring 40 finalis. ''Ke-40 band itu kami jaring di antara lebih dari 1.400 band indie. Kami akan memilih 12 pemenang,'' tutur Project Officer Indiefest Rani Felani di Nesw Cafe Kemang, Jakarta, kemarin. Dia menyatakan ke-12 band terpilih kelak merekam album kompilasi LA Lights Indiefest bekerja sama dengan Fast Forward Record. Mereka berangkat dari semangat independen untuk menentukan genre musik, tanpa campur tangan produser. ''Mereka mengusung jenis musik yang cukup bervariasi,'' kata Harry dari Independent Network Indonesia yang menjadi penyelenggara acara. Final akan dipusatkan di Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya. Pada babak itu, penyelenggara akan melibatkan praktisi, pengamat, dan wartawan musik dalam penjuriaan. Para peserta berkesempatan membuntuti kesuksesan grup band indie seperti Pas Band, Mocca, Endank Soekamti Band, Pure Saturday, The Sigit, atau The Brandals. Festival itu akan diupayakan bergulir setiap tahun sehingga bisa diharapkan menjadi ajang bagi musikus indie untuk unjuk kebolehan. ''Jadi anggapan bahwa musik indie yang unik dan idealis itu berjarak dengan selera masyarakat sama sekali tidak benar. Musik mereka tetap berkualitas dan tak kalah dari grup band yang bernaung di bawah major label,'' kata David Naif, salah seorang juri. (G20-53) |