logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 14 Juli 2006 SEMARANG
Line

TIPS

Beragam Teknik Membaca Efektif

KEGIATAN membaca erat kaitannya dengan proses belajar, seperti jika berada di ruang sekolah atau kampus. Bedanya, ilmu pengetahuan yang diberikan guru atau dosen di kelas dilakukan secara lisan dan yang disampaikan tentu juga sangat terbatas. Sementara di luar itu, buku, makalah, surat kabar, majalah, dan internet, merupakan sumber pengetahuan yang demikian luas.

Untuk itu setiap siswa, mahasiswa atau siapa saja, perlu membaca buku atau tulisan lain di berbagai media. Namun, untuk memahami isinya dengan cepat, dibutuhkan ketrampilan membaca. Tidak ada perbedaan antara membaca koran dan buku teks, bahkan dibandingkan dengan membaca komik. Padahal masing-masing membutuhkan tingkat konsentrasi dan kecepatan yang berbeda. Untuk dapat membaca efektif, pertama, kita harus memahami dulu tujuannya. Yang pasti, membaca dilakukan untuk memperoleh informasi, menambah wawasan, atau sekadar menghibur diri. Berikut sejumlah teknik yang lazim digunakan dalam membaca, disesuaikan dengan tujuannya.

1. Membaca sekilas (scanning)

Gunakan teknik ini untuk mencari informasi tertentu dari suatu buku/makalah, seperti sebuah definisi atau judul bab tertentu. Misalnya, Anda sedang membuat tinjauan tentang sebuah novel dan mendadak lupa nama salah seorang tokoh yang tertembak mati. Anda tidak perlu membaca keseluruhan novel untuk mengetahui hal itu, cukup membaca sekilas pada bagian yang memuat kejadian penembakan tersebut.

2. Skimming

Teknik ini mirip dengan scanning, hanya saja tujuannya untuk mendapat gambaran ringkas akan isi suatu buku/makalah. Jika Anda mendapat tugas membaca lima judul buku dan harus membuat tinjauannya dalam waktu kurang dari tiga hari, Anda mungkin tidak dapat menyelesaikannya jika harus membaca buku itu satu per satu. Cukup membaca secara skimming dan kembangkan tinjauan Anda berdasarkan gambaran umum yang Anda peroleh.

3. Untuk memahami

Teknik ini banyak digunakan untuk membaca materi pelajaran yang baru. Membaca dilakukan dengan lebih perlahan, mendalam dan terkadang diulang-ulang, sehingga terserap dalam ingatan. Untuk mengulang, dapat digunakan teknik skimming.

4. Mengeja

Teknik ini digunakan jika menyangkut istilah asing atau teknis, misalnya fenilpropanolamina HCI. Tujuannya agar pengejaan nama tidak salah dan nama tersebut benar-benar masuk dalam ingatan.

5. Mencatat

Kalau sudah menyangkut materi bacaan yang banyak, catatan-catatan kecil berupa kata kunci atau "jembatan keledai" akan sangat membantu mengingat keseluruhan bacaan. (sls-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA