logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 10 Juli 2006 NASIONAL
Line

Thoyfoer Menang Mutlak

  • Raih Dukungan 85 Suara

SM/Agus Fy Thoyfoer

SEMARANG- Musyawarah Wilayah (Muswil) V DPW PPP Jateng akhirnya memenangkan HA Thoyfoer Mc untuk kembali memimpin partai itu periode 2006-2011.

Dalam pemungutan suara kemarin malam, Thoyfoer menang mutlak dengan memperoleh 85 suara dari 101 suara dari DPC-DPC yang masuk. Ketua DPW PPP periode 1999-2006 itu sekaligus terpilih sebagai ketua tim formatur.

Sementara HM Tamsil(bupati Kudus) mendapat 6 suara, Hisyam Alie (wakil ketua DPW) 3 suara, Hasan Mulahela (ketua DPC Surakarta) 5 suara, Abdul Aziz (ketua DPC Rembang) 1 suara, dan 1 suara dinyatakan tidak sah.

Kemenangan Thoyfoer tersebut sudah diperkirakan sejak awal Muswil. Sekretaris Panitia Abdul Syukur dari arena Muswil di LPMP Jl Kiai Mojo mengungkapkan, hingga pukul 23.30 masih berlangsung pemungutan suara kedua untuk memilih anggota formatur.

Sebelumnya, dalam sesi ''Pandangan Umum atas Laporan Pertanggungjawaban DPW PPP periode 1999-2006'', satu DPC mencalonkan Tamzil.

Sebanyak 21 DPC lain, ungkap Sekretaris DPW PPP Jateng Imam Munadjat, mengusulkan HAThoyfoer.

Dukungan kepada pengasuh Ponpes Al-Hamidiyah Lasem, Rembang itu juga diungkapkan oleh enam DPC lainnya agar memilih Thoyfoer secara aklamasi.

Jadi total 27 DPC sepaham agarThoyfoer dipertahankan, sedangkan 7 DPC lain tidak menyebut tegas.

Adapun Ketua Pimpinan Harian Pusat (PHP) DPP Arief Mudatsir Mandan mengatakan, arus bawah masih menghendaki kepemimpinan Thoyfoer berlanjut karena mampu mengayomi, akomodatif terhadap aspirasi yang berkembang, disegani, teruji, dan berangkat dari bawah.

''DPP ikut saja apa keputusan Muswil. Namun, ke depan harus mengakomodasi generasi muda dengan menampilkan tokoh-tokoh muda di kepengurusan, sehingga pada saat alih generasi bisa berjalan lancar,'' tutur anggota Komisi I DPR RI ini.

Imam Munadjat mengemukakan, dalam pandangan umum, 27 DPC menyatakan menerima laporan pertanggungjawaban DPW periode 1999-2006.

''Dan delapan DPC tidak menyebut secara tegas apakah menerima atau menolak dan tidak ada satu pun yang menyatakan menolak,'' kata dia tanpa bersedia menyebut utusan yang menjagokan Tamzil.

Keterwakilan Perempuan

Departemen Infrastruktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Fernita Darwis mendesak, ketua DPW baru untuk menindaklanjuti harapan Ketua Umum DPP Hamzah Haz bahwa 30% jajaran kepengurusan harus diisi kaum perempuan.

''Ucapan ketua umum harus ditindaklanjuti secara konkret. Muswil DPW PPP Jateng merupakan yang pertama pada 2006, kalau hal ini ditindaklajuti akan menjadi proyek percontohan DPW lain,'' kata Ketua Divisi Diklat Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) pusat ini.

Menurutnya, komposisi kaum perempuan dalam kepengurusan DPW PPP Jateng diharapkan tidak sekadar memenuhi kriteria 30% tanpa posisi yang jelas, namun penempatan kaum hawa juga mempertimbangkan struktur yang strategis sesuai kapasitas dan kemampuan.

Menanggapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2008, Arief Mudatsir mengutarakan, ada sejumlah kader PPP yang dinilai mampu bersaing.

Siapa orang-orang tersebut? Dia memerinci, yakni Bupati Kudus HM Tamzil, Bupati Pemalang Mahrus SH, Wakil Bupati Temanggung M Irfan, dan Wakil Bupati Cilacap Tohirin Bahri. (H7,G17-60v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA