| Senin, 03 Juli 2006 | NASIONAL |
Massa PKS Demo Serangan Israel ke PalestinaJAKARTA - Puluhan ribu massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kemarin, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran menentang serangan Israel ke Palestina. Aksi yang dipusatkan di depan gerbang Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) Jl Medan Merdeka Selatan diwarnai pelemparan enam tiang yang ditempeli gambar kartun Presiden AS George W Bush, bendera AS dan Israel. Mereka melempari kartun Bush dengan tisu yang dikepal. Enam tiang tersebut dianggap sebagai replika melempar jumroh dalam ibadah haji. Aksi yang diisi dengan berbagai orasi dari tokoh-tokoh PKS tersebut menyerukan agar PBB tidak menutup mata dan segera bertindak mencegah agresi Israel. Mereka mengutuk AS dan sekutunya yang melakukan embargo terhadap pemerintah Palestina yang dipegang oleh Hamas. Padahal pemerintahan tersebut terpilih secara demokratis. ''Ini menunjukkan kalau AS benar-benar menerapkan standar ganda. Dengan membiarkan Israel mengobrak-abrik pemerintahan dan menangkapi menteri-menteri Palestina,'' kata Soeripto, anggota DPR dari F-PKS, dalam orasinya. Sebagai upaya untuk menyokong pemerintah Palestina yang tengah diembargo, dalam aksi kemarin juga digiatkan kembali penggalangan dana one man one dolar. Menurut anggota DPR dari F-PKS Suryama, dengan mematok nilai satu dolar AS sama dengan Rp 10.000, maka dari aksi ini diharapkan akan terkumpul uang sampai Rp 1 miliar. Menurutnya, aksi penggalangan dana untuk Palestina sebelumnya juga sudah dilakukan oleh PKS. Atlet Tenis Di sela-sela aksi tersebut Presiden PKS Tifatul Sembiring juga meminta Deplu dan Menpora untuk membatalkan keberangkatan PB Pelti ke Tel Aviv pada pertengahan Juli mendatang dalam mengikuti kejuaraan tenis beregu The Fed. Menurut Tifatul, hal tersebut perlu dilakukan, untuk mempertahankan konsistensi Pemerintah RI dalam konflik Palestina-Israel. ''Israel jelas-jelas tidak menghormati kedaulatan negara Palestina, ini harus kita tentang dengan tegas,'' ujarnya. Aksi unjuk rasa ini berlangsung tertib dan damai. Aksi mereka tidak sampai harus menutup jalan. Ratusan aparat kepolisian dengan dua kendaraan water cannon, tampak disiagakan. (F4-49v) |