logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Juli 2006 SEMARANG
Line

Mencuri, Pemulung Dihajar Massa

JAMBU - Maryono (29), warga Junggul RT 7 RW 4 Bandungan, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu (30/6), babak belur dihajar massa, karena mencuri rel kereta di dekat stasiun di Desa Bedono, Kecamatan Jambu.

Karena kondisi kesehatannya cukup mengkhawatirkan, pria yang mengaku bekerja menjadi pemulung itu dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Ambarawa.

Dia menderita luka-luka di kepala serta pipi kanan dan kiri memar terkena hantaman benda tumpul. Di baju tersangka tampak bercak darah yang mengering.

Maryono, yang mengaku pernah mendekam di LP Ambarawa karena mencuri ayam itu, dirawat dalam keadaan tangan diborgol. Polisi juga menjaga tersangka yang memiliki dua anak itu.

''Saya saat itu baru mau mencuri rel di Bedono. Saya mengambil jalur rel yang sudah tidak dipakai,'' kata dia di Ruang Cempaka Kelas III RSU Ambarawa, kemarin.

Kunci Inggris

Dia mengatakan, saat mencuri, dia bersama Muhadi, yang kini menjadi buron polisi. Untuk mengambil batang baja tersebut, dia menggunakan kunci inggris.

Kapolres Semarang, AKBP Drs Hariono, melalui Kapolsek Jambu, AKP Suparno, mengatakan, petugas belum sempat membuat berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap tersangka.

''Sebab, tersangka masih sakit dan dirawat di RSU Ambarawa,'' jelasnya, kemarin.

Petugas Polsek Jambu, lanjut dia, akan memeriksa tersangka, setelah sehat.

''Benar, pelaku dihajar warga sekitar, karena mencuri rel kereta api di Bedono. Satu pelaku berhasil kabur,'' terang dia. (H14-62h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA