| Senin, 03 Juli 2006 | SEMARANG |
Seorang Anak Gizi Buruk Dirawat di RSUDSALATIGA - Eka Fitriani, usia tiga tahun delapan bulan, menderita gizi buruk dan tengah menjalani proses perawatan di RSUD. Sejak lahir dengan berat badan 2,5 kg, kini beratnya hanya bertambah satu ons menjadi 2,6 kilogram. Banyak faktor yang memengaruhi anak Painem (16), warga Dusun Dayakan, Desa Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir ini. Selain TB paru, dia juga terkena muntaber. Menurut keterangan kakeknya, Paidjan (70), sekarang ini sakit muntaber sudah bisa disembuhkan. Namun untuk TB paru, masih perlu waktu lama untuk sembuh. ''Kemarin (Sabtu), sudah dirontgen, tinggal menunggu penyembuhan.'' Kini kondisi Eka masih terkulai lemas di Ruang Anggrek RSUD Salatiga. Selang infus masih menempel di tangan kanan. Pada kedua lubang hidungnya masih terdapat selang untuk mempermudah pernapasan. Paidjan memasukkan Eka ke rumah sakit sejak tiga minggu lalu. Itu pun untuk kali kedua. Sebelumnya, dia pernah membawa Eka ke RSUD karena cucu pertamanya itu selalu batuk-batuk sampai mengeluarkan dahak. Pihak rumah sakit, lanjutnya, menyesalkan keterlambatan membawa Eka ke rumah sakit. Akibatnya, kulit cucunya itu menjadi kisut dan berat badannya tidak pernah bertambah. ''Kalau mencret-mencret sudah dua minggu. Saya tidak tahu, mencretnya itu sakit atau hal biasa. Susunya saya ganti dari LLM menjadi SGM tetapi kok tidak mampet,'' paparnya. Paidjan yang sehari-hari sebagai buruh bangunan dan istrinya tukang cuci pakaian itu mengaku sudah tidak bisa berbuat banyak untuk cucunya. ''Saya harus bagaimana lagi? Untuk beli susu saja sulit, apalagi beli makanan tambahan,'' keluh dia. Butuh Biaya Ibunya, Painem, ujar Paidjan, sudah tidak bisa diandalkan. Sekarang ini dia masih duduk di kelas V SDN Sidorejo Kidul. Bapaknya yang masih duduk di STM, tidak bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya. Untuk membiayai perawatan rumah sakit, dia hanya menggantungkan surat keterangan miskin dari kelurahan. Paidjan dan istrinya berharap, rumah sakit bersedia membebaskan seluruh biaya perawatan cucunya. (dky-37j) |