| Senin, 03 Juli 2006 | SEMARANG |
Ajak Ngobrol, Maling Sikat HandphoneSEMARANG - Dua pencuri dengan mengendarai motor belum lama ini beraksi di rumah Fransisca Lambang (41), warga Sampangan Baru, RT 1 RW 2, Bendan Ngisor, Semarang. Dengan berpura-pura menanyakan sebuah alamat, pelaku mengelabui korban. Akibatnya, dua telepon selular (ponsel) merek Nokia 3105 dan Nokia 8310 milik korban raib. Tak hanya itu, pencuri juga menggasak dompet berisi surat-surat penting milik korban yang saat itu diletakkan di ruang tengah. Untuk mengusut dua pencurinya yang mengendarai motor H-6725-MG itu, korban melaporkan kasusnya ke Polsek Gajahmungkur. Pencurian tersebut terjadi lebih kurang pukul 16.00 saat korban sedang membersihkan kamar mandi rumahnya. Saat ditinggal bersih-bersih, dia sengaja membiarkan pintu depan terbuka. Fransisca merasa tak bakal ada orang tak dikenal yang masuk ke rumahnya lantaran saat itu keadaan sekitar rumahnya ramai. Dugaan korban meleset. Belum lama berselang korban di kamar mandi, tiba-tiba telepon rumah berdering. Setengah berlari korban menuju ke ruang tengah. Namun ketika sampai di ruang tengah, dia kaget karena mendapati seorang pria tak dikenal di dalam rumah. Pria tersebut berambut ikal dan mengenakan jaket hitam. Tak hanya korban yang terkejut, pelaku pun menampakkan raut yang sama. Akan tetapi serta-merta pelaku lantas menanyakan, apakah korban mengenal seorang bernama Bambang. Korban memang sudah menaruh curiga tetapi tak berani menuduh pria itu berniat buruk. Fransisca pun mengajak pria itu berbincang-bincang sekitar 10 menit di teras rumah. Setelah berbasa-basi, pria itu pamit hendak mencari alamat rumah Bambang yang ditengarai hanya akal-akalan si pelaku. Rupanya pelaku tak seorang diri. Di depan rumah sudah menunggu pria lain di atas motor H-6725-MG. Selang berapa lama setelah keduanya pergi, korban teringat ponsel yang dia letakkan di ruang tengah. Benar saja, kedua benda itu beserta dompet berisi surat-surat penting telah lenyap. (H21-18j) |