logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Juli 2006 SEMARANG
Line

Motor Lipat Habiskan Puluhan Juta

ORIGAMI dikenal sebagai seni melipat kertas. Seni ini mampu mengubah sehelai kertas menjadi berbagai bentuk unik. Untuk itu dibutuhkan keterampilan dan kreativitas tinggi. Akan tetapi tidak banyak orang tahu, ternyata tak hanya kertas yang bisa digunakan sebagai media seni melipat.

Motor pun bisa dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat dilipat. Tak percaya? Lihat saja penampilan motor yang ikut dalam ajang One Stop Music @ Semarang Oto Fest 2006.

Hampir semua bagian motor yang didominasi warna merah itu mengalami perubahan. Bagian roda yang bisa dipisahkan dari pelek tanpa harus melepas salah satu bagian. Beberapa bagian lainnya juga bisa dilipat. Ini membuat motor RX King keluaran 1981 terlihat berbeda dari bentuk aslinya.

"Untuk memodifikasi seluruh motor ini dibutuhkan biaya sekitar Rp 20 juta,'' tutur Untung (20), pemilik bengkel BMS.

Biaya sebesar itu, menurut keterangan laki-laki berambut pirang tersebut, sebanding dengan hasilnya. Pasalnya, seluruh modifiksi yang dilakukan merupakan buatan tangan. Rodanya digantikan dengan tipe orbital. Pada tipe ini tak lagi menggunakan ruji pada bagian roda. ''Meski tanpa ruji, laju kendaraan ini bisa mencapai 100 km/jam,'' ujarnya.

Beberapa kabel yang menjuntai juga tak luput dari sasaran tangan terampil Untung dan teman-temannya. Oleh mereka, kabel tersebut dibungkus dengan sejenis selang yang biasa untuk kamar mandi. Hasilnya? Sebuah motor dengan tampilan luar biasa unik.

Biaya besar juga dikeluarkan Teguh (22) untuk mengubah motor Shogun R 125 menjadi tampilan yang tak kalah unik. Salah satu modifikasi yang dilakukan adalah mengubah rem cakram, roda depan dan belakang dengan tipe orbital.

Secara Otomatis

Banyak hal menarik yang dapat ditemui pada motor itu. Salah satunya adalah pada bagian shock becker yang juga mengalami modifikasi. Pada bagian itu posisinya bisa diatur secara otomatis.

Hal unik lain terlihat pada bagian tangki bahan bakar. Pada motor bebek, tangki bahan bakar biasanya terletak di bawah jok.

Namun tidak demikian dengan motor milik Teguh. Tangki dipindah antara jok dengan stang. Tangkinya pun digantikan tabung pemadam kebakaran yang dikrom.

Meski dia harus merogoh koceknya hingga Rp 10 juta untuk mengubah total tampilan motornya, tak ada rasa sesal sedikit pun di benaknya. Baginya, uang sebanyak itu sebanding dengan kepuasan yang dia rasakan.

Ajang yang digelar di TM Tirtasari (X-Ventura) Jalan Kimangunsarkoro itu diselenggarakan dua hari berturut-turut. Kontes modifikasi itu, menurut keterangan Project Director Dedy Ubaidililah, terbagi dalam beberapa kategori, antara lain sport modif, trondhol, airbrush graphis, dan matic fashion. (Roosalina-18j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA