logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Juli 2006 INTERNASIONAL
Line

Bentrok di Bangladesh, Dua Tewas, 200 Luka-luka

DHAKA - Aksi mogok dan penutupan terminal-terminal di Bangladesh diwarnai kekerasan Minggu kemarin. Dua orang tewas dan hampir 200 lainnya terluka dalam bentrokan antara aktivis dan aparat keamanan.

Seorang petugas polisi tewas setelah dia dilempari batu dan dipukuli oleh demonstran di Sonargaon, sekitar 30 kilometer dari Dhaka (ibu kota Bangladesh).

Seorang pria berusia 45 tahun tewas dan 100 lainnya luka-luka dalam bentrokan di Dhaka. Partai oposisi Liga Awami menyatakan pria itu ditembak polisi dengan peluru karet. Namun polisi menyatakan, korban tewas akibat terinjak-injak.

Polisi dan aktivis propemerintah berjuang keras menghindari lemparan batu dari para pekerja dan pendukung oposisi. Polisi menggunakan pentungan, tas pemedih mata, dan peluru karet untuk membubarkan massa.

Lebih dari 80 orang terluka dalam bentrokan di berbagai tempat. Bangladesh merupakan negara termiskin di dunia berpenduduk 140 juta jiwa.

Di negara yang mayoritas muslim itu, Minggu bukanlah hari libur. Akibat sopir dan pekerja transportasi mogok kemarin, jutaan calon penumpang telantar.

Saksi mata mengatakan, sebagian besar kereta api, bus, feri, dan alat transportasi lain tidak beroperasi. Sebab, ratusan pendukung oposisi dan buruh memblokade terminal, pelabuhan dan stasiun.

Provokasi

Puluhan kendaraan dan kereta dirusak ketika pengemudinya berkeras menerobos blokade. Sebuah mobil polisi dibakar di bagian kota lama Dhaka.

Liga Awami menyatakan, polisi memprovokasi massa dengan menerobos blokade damai. Aksi penutupan terminal, stasiun, dan pelabuhan itu berakhir pada pukul 15.00 waktu setempat (16.00 WIB).

''Aksi penutupan itu berlangsung total. Ini menunjukkan besarnya dukungan rakyat terhadap kampanye antipemerintah,'' kata Tofayel Ahmed, pemimpin senior Awami. ''Kami akan segera menyatakan program baru yang mencakup aksi mogok nasional.''

Pemerintah menempatkan lebih dari 8.000 pasukan polisi. (rtr-ben-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA