| Senin, 03 Juli 2006 | INTERNASIONAL |
Discovery Siap MeluncurCAPE CANAVERAL - Badai petir mengancam rencana Badan Antariksa AS (NASA) meluncurkan pesawat ulang-alik Discovery Minggu waktu setempat. Seluruh awak NASA menunggu dengan cemas peluncuran karena misi kali ini sangat penting bagi masa depan program ulang-alik dan keberlanjutan pembangunan Stasiun Antariksa Internasional. Tim meterologi NASA memperkirakan, cuaca bisa menunda peluncuran itu. Peluang gangguan cuaca mencapai 70 persen, seperti terjadi pada rencana peluncuran Sabtu lalu. Pijaran petir dapat terlihat menjelang fajar di Pusat Antariksa Kennedy, Cape Canaveral. Selain soal cuaca, tidak dilaporkan ada problem lain yang bakal mengganggu peluncuran. Teknisi NASA mulai mengisi tanki bahan bakar padat pesawat dengan hidrogen cair super-dingin dan oksigen cair. Peluncuran dijadwalkan pukul 15.46 Minggu waktu setempat (Senin pukul 03.46 WIB). Peluncuran kali ini adalah yang kedua semenjak peristiwa kecelakaan Columbia pada 2003. Apabila terjadi problem serius atau kecelakaan lagi, program ulang-alik sangat mungkin akan diakhiri. NASA berharap bisa menerbangkan 16 kali lagi misi antariksa untuk menyelesaikan pembangunan stasiun antariksa sebelum armada ulang-aling dipensiunkan pada 2010. ''Cuaca berada di luar kendali kami. Kami tidak akan meluncurkan satelit jika memang tidak aman bagi pesawat,'' kata Direktur Peluncuran Mike Leinbach. Program ulang-alik sangat memprioritaskan keamanan semenjak terjadi bencana Columbia. Tujuh astronaut Columbia tewas setelah pesawat meledak. NASA sudah dua kali merancang ulang tangki bahan bakar untuk menjamin keselamatan misi. (rtr-gn-25) |