JAKARTA-Pemerintah akan mencairkan sementara pinjaman Consultative
Group on Indonesia (CGI) 1,2 miliar dolar AS dari total komitmen yang
dijanjikan 3,9 miliar dolar AS. Kebijakan itu diambil untuk menutup defisit
anggaran 2006 yang membengkak hingga Rp 42,4 triliun (1,4 persen dari PDB).
|
 |
SEMARANG-Realisasi pendapatan pajak Kanwil Jawa Bagian Tengah
I hingga menjelang semester pertama mencapai Rp 1,5 triliun atau 34,5%
dari Rp 4,4 triliun total rencana akhir tahun ini. Diharapkan target itu
bisa terpenuhi, mengingat pendapatan pajak terus mengalami peningkatan
selama lima tahun terakhir.
|
 |
SRAGEN-Total tabungan di Bank Jateng hingga akhir Mei 2006 tercatat
Rp 1,53 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 19,7 % dibandingkan posisi
Mei 2005. Khusus untuk Tabungan Bima tercatat Rp 857,8 miliar atau mengalami
kenaikan 32,9 % dibanding posisi tahun lalu yang hanya Rp 645,5 miliar.
|
 |
JAKARTA-Industri sepatu fashion atau casual Indonesia berbasis
bahan kulit berpeluang meningkatkan penjualannya di pasar internasional.
Saat ini produk Indonesia baru memasok dua persen, senilai 33,3 juta dolar
AS, dari seluruh pangsa potensial internasional senilai 579 juta dolar
AS. Akibatnya porsi ekspor Indonesia itu diisi negara lain.
|
 |
JAKARTA-Hasil penelitian Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan
Ekonomi Sosial (LP3ES) tentang harga BBM, menyimpulkan penentuan harga
BBM dapat dikatakan tidak transparan berkaitan dengan data, acuan, metode
yang dipakai.
|
 |
SOLO-Terkait dengan distributor pupuk, baru ada 15 Koperasi Unit
Desa (KUD) di wilayah Jawa Tengah yang ditunjuk. Dari jumlah itu, 13 di
antaranya sudah terealisasi. Sedangkan dua lainnya saat ini masih dalam
proses.
|
 |
SEMARANG-GM Pertamina Unit Pemasaran IV Sinung Drajat membuka
Workshop Manajemen Bengkel Umum Roda-4 bagi 40 usaha kecil bengkel pelumas
di wilayah Semarang. Workshop bekerja sama dengan Yayasan Dharma Bhakti
Astra itu digelar 22-23 Juni 2006 di Hotel Metro Semarang.
|
 |
JAKARTA-Dirut PT Jamsostek (Persero), Iwan P Poncowinoto menawarkan
kepada sejumlah eksekutif lembaga keuangan syariah Baitul Mal wat Tanwil
(BMT) untuk menyalurkan dana kepada korban bencana alam di DIY dan Klaten
guna membantu melakukan recovery ekonomi.
|