| Jumat, 23 Juni 2006 | OLAHRAGA |
PSIR Ditahan PS Pro DutaREMBANG - PSIR ditahan imbang oleh PS Pro Duta 0-0 dalam lanjutan Kompetisi Divisi II Nasional di Stadion Krida Rembang, kemarin. Meskipun hanya bermain imbang, Hadi Surento dkk tetap memimpin klasemen sementara Wilayah II dengan raihan poin empat. Sementara Pro Duta yang juga mengemas poin empat menjadi runner up karena kalah selisih gol dengan PSIR. Bermain di hadapan sekitar 5.000 pendukungnya, tim Dampo Awang dibuat mati kutu oleh Pro Duta yang bermain ketat dengan taktik sapu bersihnya. Duet striker Dedi Teguh dan Samuri yang diturunkan mengantikan Beni Hertanto dan Satyo Husodo yang cedera, praktis tidak bisa berbuat banyak. Pada babak pertama, PSIR Rembang hanya memiliki satu peluang matang dari tendangan kaki Dedi Teguh. Sayangnya, tendangan striker kelahiran Jepara sekitar menit ke-32 itu masih membentur tiang gawang Aris Lesmana. Di babak kedua, pelatih Soeroso mencoba merubah taktik dengan mendorong Hadi Surento dari gelandang menjadi striker. Taktik ini cukup berhasil, serangan PSIR pun lebih hidup. Pada menit ke-60, tendangan keras geladang Mugiharso masih bisa ditepis oleh Aris Lesmana. Begitu pula, tendangan Hadi Surento pada menit ke-80 masih bisa diantisipasi oleh kiper Pro Duta itu. Penalti Gagal Sebuah peluang matang diperoleh PSIR di penghujung babak kedua. Dedi Teguh yang sedang menggiring bola, mendapatkan tackle keras dari kapten Pro Duta Ruhiyat di kotak penalti. Wasit A Romdon yang berdiri tak jauh dari kejadian langsung memberikan penalti bagi PSIR. Sayangnya eksekusi penalti yang dilakukan oleh bek sayap kiri Sutikno kurang akurat, melambung ke atas mistar gawang Pro Duta. Seusai pertandingan pelatih Soeroso mengatakan, meski bermain seri, peluang tim PSIR untuk melaju ke babak '8 Besar' Kompetisi Divisi II Nasional masih cukup terbuka. Dia mengatakan dengan poin yang diperoleh sampai saat ini masih cukup aman. ''Namun di pertandingan terakhir melawan Persika Karawang besok Minggu (25/6), anak-anak harus bisa meraih poin penuh. Apapun hasil yang diraih anak-anak sekarang adalah hasil yang cukup maksimal,'' tandasnya. (H19-28) |