logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 23 Juni 2006 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

Kembali Didaulat Jadi PM

KIEV - Partai-partai pendukung ''Revolusi Oranye'' Ukraina Kamis kemarin menandatangani kesepakatan untuk membentuk pemerintahan koalisi. Agenda koalisi yang pro-Barat itu adalah membawa Ukraina masuk ke dalam Uni Eropa (UE).

Yulia Tymoshenko kembali didaulat sebagai perdana menteri. Padahal, delapan bulan lalu dia dipecat dari jabatan itu oleh Presiden Viktor Yushchenko. Tymoshenko merupakan tokoh kharismatik selama gelombang demonstrasi ''Revolusi Oranye'' 2004.

Bersama pemerintahan koalisi baru itu, dia berjanji akan melakukan reformasi hukum untuk memberantas korupsi yang merajalela di negara itu. Dia juga berencana melakukan perubahan besar mengenai penetapan harga gas impor dari Rusia.

''Hari ini kita memulai perjuangan untuk membuat negeri ini lebih demokratis dan bebas dari korupsi,'' kata Tymoshenko, setelah tercapai kesepakatan antara Partai Ukraina Kita pimpinan Yushchenko, blok pimpinannya, dan Partai Sosialis.(rtr-ben-26)

Rudal Israel Tewaskan Wanita Hamil

KOTA GAZA - Sebuah pesawat tempur Israel menembakkan rudal ke satu mobil yang sedang melintas di bagian selatan Jalur Gaza, Rabu malam, tapi tak mengenainya dan malah menghantam satu rumah. Insiden itu menewaskan seorang perempuan yang sedang hamil tujuh bulan beserta bayi dalam kandungannya, kata beberapa pejabat rumah sakit.

Sedikitnya 13 orang terluka, empat di antaranya anak-anak. Dua di antara korban menderita luka parah, kata beberapa pejabat di Rumah Sakit Nasser di Kota Khan Younis, selatan Gaza.

Wanita juru bicara Angkatan Darat Israel menyampaikan ''penyesalan'' atas tewasnya perempuan tersebut. Angkatan Udara Israel menembakkan rudal sewaktu mobil itu melintas di daerah yang relatif tak berpenghuni di pinggir kota kecil Khan Younis.''Yang terjadi dalam kasus ini ialah rudal tersebut meleset,'' katanya. Militer Israel akan melakukan penyelidikan mengapa rudal itu meleset, jelas juru bicara tersebut.

Sasaran yang dituju adalah sekelompok pejuang dari Komite Perlawanan Rakyat yang berada dalam perjalanan untuk melakukan serangan terhadap Israel, katanya.(ant-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA