logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 23 Juni 2006 BANYUMAS
Line

Fasilitas Pemadam Kebakaran Minim

CILACAP- Fasilitas pemadam kebakaran di Kabupaten Cilacap dinilai masih sangat minim. Dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa dan kabupaten dengan wilayah terluas di Jawa Tengah, Cilacap hanya memiliki empat mobil pemadam kebakaran. Dari jumlah tersebut, ujar Kepala Kantor Kesbanglinmas Yayan Rusyawan Effendi, hanya tiga yang berfungsi.

Padahal dengan enam distrik, idealnya Cilacap memiliki delapan mobil pemadam kebakaran. "Saat ini tiga mobil pemadam kebakaran yang ada dibagi di Cilacap Barat, Cilacap Timur, dan eks-Kotip Cilacap dengan jumlah satu-satu," urainya.

Yayan mengatakan, keminiman fasilitas penanggulangan kebakaran itu disebabkan keterbatasan dana untuk membeli mobil pemadam. Harga sebuah mobil pemadam antara Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar.

Berdasar data diketahui untuk Cilacap Timur, mobil pemadam kebakaran disiagakan di Kecamatan Kroya. Sementara wilayah barat, mobil pemadam disiagakan di Kecamatan Majenang. Dengan penyebaran ini diharapkan bila ada kebakaran di wilayah masing-masing, mobil pemadam kebakaran terdekat dapat memberi pertolongan pertama.

Tahap Pelelangan

Dari kejadian kebakaran sebelumnya diketahui, akibat keminiman fasilitas pemadam kebakaran, sering kali dibutuhkan bantuan mobil pemadam dari perusahaan-perusahaan yang ada di Cilacap. Dalam kebakaran Pasar Majenang beberapa bulan lalu misalnya, mobil pemadam kebakaran milik PT Pertamina UP IV Cilacap ikut serta memadamkannya.

"Mudah-mudahan kebutuhan sarana pemadam kebakaran nantinya cukup, sehingga kita dapat mengatasi kebakaran yang terjadi di mana pun di Cilacap," kata Yayan.

Kepala Kantor Pengelolaan Aset Daerah (KPAD), Yayah Sobriyah mengemukakan, Pemkab berencana membeli sebuah mobil pemadam untuk melengkapi yang sudah ada.

"Saat ini proses pengadaannya sampai pada tahap pelelangan. Bila semua lancar, tahun ini armada pemadam kebakaran akan bertambah satu buah," ungkap Yayah.

Adapun mobil pemadam yang akan dibeli, katanya, berukuran besar dengan kemampuan angkut air mencapai 8.000 liter. Harga armada tersebut mencapai Rp 850 juta.

"Selain berupa mobil dan pompanya, termasuk dalam paket pembelian tersebut adalah pakaian tahan panas untuk para pemadam," urainya.(G21-67s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA