SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 20 Juni 2006

MANADO-Pemulihan ekonomi sejak Indonesia mengalami krisis hebat tahun 1997, telah berjalan relatif baik. Namun saat ini membutuhkan new speed atau percepatan lagi agar mampu mendorong pertumbuhan hingga 8 persen, seperti negara tetangga. Saat ini pertumbuhan baru sekitar 5 persen dan itu belum cukup untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan.

SEMARANG-Pelanggan Indosat, khususnya pengguna IM3 akan mendapat keuntungan dan kemudahan dengan raja paket murah melalui program Indosat Spektakuler. Program itu merupakan bundling antara IM3 dengan telepon selular Motorrola. Dengan program ini calon pelanggan dapat memiliki handset Motorrola C113 berikut Kartu Perdana IM3 tanpa pulsa dengan harga Rp 299.000.

JAKARTA-PT Garuda Indonesia telah membentuk tim khusus untuk mengaudit pengadaan enam pesawat Airbus A330. Pengadaan enam pesawat senilai 660 juta dolar AS pada 1996 ini, diduga digelembungkan (mark up), sehingga menjadi penyebab utang Garuda kepada European Credit Agency (ECA).

SEMARANG-Keengganan perusahaan menengah dan besar mengisi data aset dan omzet pada formulir Sensus Ekonomi (SE) 2006 diakui Badan Pusat Statistik (BPS). Kendala ini lebih dikarenakan perusahaan yang memiliki cabang di daerah tidak memiliki kewenangan untuk pempublikasian. Selain itu pengusaha masih dihinggapi rasa khawatir apabila data dikaitkan dengan pungutan pajak.

YOGYAKARTA-PT Asuransi Sinar Mas (ASM) membayar klaim kepada Sekolah Tinggi Nasional (STTNAS) atau Yayasan Pendidikan Teknologi Nasional (YPTN) Yogyakarta sebagai salah satu pemegang polis Simas yang menjadi korban gempa. Pembayaran dilakukan secara interm payment, bukan secara langsung Rp 500 juta (SM, 15/6).

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA