logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juni 2006 OLAHRAGA
Line

DANKE

Tak Pernah Terlewatkan

DI tengah kesibukannya sebagai instruktur kebugaran, Yudan Roesgijanto tetap mencermati perkembangan sepak bola internasional. Tak ada pertandingan-pertandingan Piala Dunia yang terlewatkan untuk dinikmatinya. Bagi praktisi kebugaran dan nutrisi ini, sepak bola merupakan hobi keduanya setelah binaraga.

"Dulu saya pemain bola. Saya pernah bergabung di klub TCS seangkatan Kurnia Sandy lho," tuturnya.

Menurutnya, banyak hal dari Piala Dunia yang perlu dicontoh para pesepak bola Indonesia.

Salah satunya adalah masalah kebugaran dan kekokohan tubuh. Dengan tubuh yang kuat dan besar, tentu mereka akan percaya diri manakala melakukan adu badan dengan lawan.

"Tubuh yang kuat tentu dipengaruhi oleh nutrisi yang tepat. Di luar negeri, nutrisi atlet benar-benar diperhatikan. Hal ini terlihat ketika para pemain membuka baju saat merayakan gol. Terlihat sekali tubuhnya yang ideal," tambahnya.

Hal lain yang perlu juga perlu dicontoh adalah sikap orang tua di luar negeri terhadap anaknya. Menurut Yudan, mereka rela melepas anaknya untuk serius menekuni olahraga karena bisa dijadikan pegangan hidup.

Sedangkan di Indonesia, orang tua masih setengah hati. Hal ini disebutnya sebagai penghambat kemajuan olahraga negeri ini.(Moch Kundori-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA