| Selasa, 20 Juni 2006 | OLAHRAGA |
Berebut Menghindari JermanFRANKFURT- Di pundak Wayne Rooney kini terpikul beban berat. Pelatih Inggris, Sven-Goran Eriksson memintanya untuk memimpin lini depan dan memecahkan kebuntuan yang sudah terpatri 38 tahun dalam buku sejarah sepak bola. Sudah lebih dari 38 tahun Inggris menanti untuk bisa mengalahkan Swedia, tim asal Eriksson, yang bakal mereka hadapi dalam pertandingan terakhir Grup B, Rabu (20/6) dinihari WIB nanti di Cologne. Bagi Rooney, penampilan utuh dalam pertandingan melawan Swedia dinihari nanti termasuk luar biasa. Itu hanya berselang tujuh pekan selepas dia meninggalkan lapangan milik Chelsea, Stamford Bridge, dengan tongkat penyangga karena retak ganda tulang metatarsalnya. Kemunculannya sejak awal diharapkan bisa mengubah ritme permainan the three lions yang dalam dua partai awal tampak monoton. David Beckham dkk sebenarnya sudah pasti lolos ke 16 besar karena dari dua pertandingan awal, mereka selalu mencatat kemenangan. Pertama menang 1-0 atas Paraguay, kemudian 2-0 atas Trinidad & Tobago. Dengan nilai enam, hanya Swedia yang bisa menggeser Inggris. Syaratnya, Swedia yang kini punya tabungan empat poin, menang dalam duel kali ini sehingga nilainya menjadi tujuh. Inggris harus bekerja keras tanpa Rooney, khususnya akibat besarnya celah di antara lapangan tengah dan daerah serangan. Striker Manchester United itu sudah lulus ujian awal ketika dia dimasukkan pada setengah jam terakhir melawan "Soca Warriors" Trinidad Tobago, Kamis lalu. Meski tidak membuat pertandingan menjadi gemilang, dia berhasil mengolah beberapa umpan manis. Eriksson menumpukan harapannya pada pemain berusia 20 tahun itu, sembari mulai mengatur persiapan pertandingan 16 besar pekan ini melawan Jerman atau Ekuador, yang bertemu dalam pertandingan Grup A lebih dulu pada Selasa (20/6) ini. Melawan Ekuador Juara Grup A akan bertarung melawan runner up Grup B, dan sebaliknya, juara Grup B akan bertemu runner up Grup A, untuk memperebutkan satu tiket ke perempat final. Inggris jelas lebih berharap bisa melawan Ekuador daripada Jerman. Repotnya, Swedia pun sangat berhasrat lolos ke 16 besar, namun juga enggan berhadapan dengan tuan rumah di babak itu. Ini artinya, duel Inggris lawan Swedia akan berlangsung sengit karena mereka ingin ''mengatur'' agar tidak bertemu Jerman, yang tampaknya akan berakhir sebagai juara grup. Namun kubu Inggris menolak jika mereka disebut menghindari pertemuan melawan Jerman. "Cara Inggris bermain adalah keluar, lalu berusaha memenangi pertandingan. Itulah yang akan kami lakukan," kata bek Jamie Carragher, yang akan kembali menempati posisi kanan belakang menggantikan Gary Neville yang cedera. Michael Owen mungkin akan mengawali pertandingan bersama Rooney, dengan kedua pemain itu tampaknya akan digantikan pada babak kedua oleh Peter Crouch dan pemain berusia 17 tahun, Theo Walcott. Meski Swedia mempunyai Henrik Larsson yang bisa diandalkan, tidak seperti Zlatan Ibrahimovic yang cedera, ancaman terbesar bisa jadi muncul dari wajah yang sudah tidak asing bagi empat pemain belakang Inggris, yakni pemain Arsenal, Freddie Ljungberg. Serangan terakhir Ljungberg memberi Swedia kemenangan vital 1-0 atas Paraguay - satu-satunya gol tim itu yang diciptakan di putaran final 2006, setelah sebelumnya bermain seri 0-0 dengan 10 pemain Trinidad & Tobago. Swedia, yang bermain imbang 1-1 dengan Inggris pada babak penyisihan grup Piala Dunia 2002, berangkat ke Cologne dengan penuh semangat. "Kami harus mencetak dua atau tiga gol setiap pertandingan," kata Pelatih Lars Lagerback. ''Kami juga harus melakukannya ketika melawan Inggris.'' (rtr,F3-40) Prakiraan Pemain Swedia (3-5-2): 1-Andreas Isaksson; 3-Olof Mellberg, 4-Teddy Lucic, 5-Erik Edman; 6-Tobias Linderoth, 7-Niclas Alexandersson, 9-Fredrik Ljungberg, 21-Christian Wilhelmsson, 16-Kim Kallstrom; 20-Marcus Allback, 11-Henrik Larsson. Pelatih: Lars Lagerback Inggris (4-4-2): 1-Paul Robinson; 15-Jamie Carragher, 5-Rio Ferdinand, 6-John Terry, 3-Ashley Cole; 7-David Beckham, 8-Frank Lampard, 16-Owen Hargreaves, 11-Joe Cole; 10-Michael Owen, 9-Wayne Rooney Pelatih: Sven-Goran Eriksson |