logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juni 2006 SEMARANG
Line

1.073 Siswa SMA/SMK/MA Tidak Lulus

KENDAL - Ratusan siswa SMA/SMK/MA dinyatakan tidak lulus dalam pengumuman hasil ujian nasional (UN) yang dilakukan serentak di Kendal, Senin (19/6). Berdasarkan data Dinas P dan K Pemkab, jumlah yang tidak lulus itu tercatat 1.073 siswa.

Kepala Dinas P dan K Pemkab H Mulyadi Suryokusumo SH MM ketika ditemui di kantornya mengatakan, persentase ketidaklulusan siswa tersebut relatif kecil, yaitu 13,986 % bila dibandingkan dengan jumlah total anak yang mengikuti UN di daerahnya yang mencapai 7.672 siswa. ''Dengan demikian, jumlah siswa SMA/SMK/MA yang lulus UN sekitar 6.599 siswa atau 86,014%,'' urainya.

Ditanya soal jumlah kelulusan siswa tersebut masih di bawah target yang direncanakan Diknas, yakni 90%, Mulyadi mengemukakan, rata-rata persentase ketidaklulusan siswa di Jateng cukup tinggi. ''Artinya, hasil nilai kelulusan siswa yang didapat di daerah Kendal tersebut sudah cukup memuaskan. Sebab, realisasi kelulusan siswa sudah mendekati target yang dibebankan sebelumnya.''

Lebih lanjut dia menjelaskan, para siswa SMA/SMK/MA yang tidak lulus UN itu diberi kesempatan untuk mengikuti ujian Paket C (setara SMA) yang rencananya bakal digelar Oktober mendatang.

''Para siswa yang tidak lulus mempunyai dua pilihan, yaitu mengulang belajar di kelas III lagi atau jika ingin memperoleh ijazah kelulusan bisa mengambil ujian Paket C. Ijazah Paket C ini bisa untuk mendaftar ke perguruan tinggi.''

Lulus 100%

Sejumlah sekolah yang memiliki siswa tidak lulus cukup banyak antara lain SMA Negeri 1 Gemuh karena dari 37 siswa program IPA yang mengikuti UN, hanya lima siswa yang lulus (13,51%). Di SMU NU 2 Abinawa, dari 31 siswa Program IPS yang mengikuti UN, tidak ada seorang pun yang lulus, sedangkan di SMA PGRI 1 Kendal, dari 336 siswa Program IPS, yang lulus 206 siswa.

''Meski ada sejumlah sekolah memiliki kelulusan relatif kecil, di sisi lain terdapat sejumlah sekolah yang mampu meluluskan seluruh muridnya. Misalnya SMA Muhamadiyah 3 Kaliwungu, dari 40 siswa Program IPS yang ikut UN, semuanya lulus. Hal serupa juga terjadi di SMA 1 Kendal Program Bahasa yang mengikutsertakan 10 siswa dalam UN, SMA Negeri 1 Boja (87 siswa Program IPA), SMA Negeri 1 Kaliwungu (47 siswa IPA), dan SMA Theresiana (15 siswa IPA) ,'' papar Mulyadi.

Sementara itu berdasarkan pentauan di lapangan, kemarin pelaksanaan pengumuman hasil UN di sejumlah sekolah di Kecamatan Kota Kendal dan Patebon relatif berjalan lancar. Puluhan aparat kepolisian disebar ke semua sekolah untuk berjaga-jaga dan mengantisipasi terjadinya tindakan anarkis yang dilakukan siswa yang tidak lulus.

Pascapengumuman kelulusan, peristiwa yang cukup menonjol adalah ''pesta'' kelulusan yang digelar oleh puluhan siswa. Sama dengan tahun-tahun lalu, selain mencoret-coret seragam sekolahnya dengan cat minyak, puluhan siswa juga terlihat melakukan konvoi sepeda motor di sejumlah ruas jalan di Kota Kendal dan Patebon. (G15-16n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA