| Selasa, 20 Juni 2006 | SEMARANG |
Petani Semprot Wereng secara Massal
DEMAK - Khawatir gagal panen akibat terserang wereng batang cokelat (WBC), para petani Desa Bakung, Kecamatan Mijen, Demak, melakukan penyemprotan pestisida secara massal. Mereka mendapat bantuan pestisida dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Demak. Kekhawatiran mereka bukan tanpa alasan. Tahun lalu sebagian besar petani desa tersebut gagal panen, karena tanaman padi terserang wereng. Serangan hama perusak batang padi itu masih terbayang dalam ingatan mereka. Apalagi, ada beberapa areal tanaman padi yang puso setelah terkena wereng. Karena itu, sekitar 102 petani sepakat menyemprot secara massal. Hal itu dilakukan agar wereng yang telah disemprot tidak pindah ke tanaman lain. Para petani tampak bersemangat menyemprot tanaman padinya. Penyemprotan diarahkan ke bagian bawah, tepat mengenai batang, tempat wereng bersarang. Sururi (51), petani setempat menuturkan, ketika musim tanam kedua tahun lalu dirinya hanya bisa gigit jari. Dalam tiga hari terserang wereng, semua tanaman sudah mati, padahal pestisida telah dia semprotkan ke areal tanaman padi. Peristiwa itulah yang membuatnya berhati-hati. ''Pertanian ini sumber pencaharian hidup kami. Karena itu, kami tidak mau gagal seperti dahulu,'' katanya. Dia mengatakan, setelah ada pendampingan dari PPL kecamatan dan Dispertan Demak, semangat petani meningkat. Pasalnya, ketika ada persoalan menyangkut pertanian, mereka bisa langsung menanyakan cara penyelesaiannya. Hal senada dikatakan Kusrin (61). Kegagalan tahun lalu menjadi trautama yang tidak bisa hilang dalam ingatannya. Saat mendapati sawahnya penuh wereng, dia hanya bisa pasrah. ''Badan ini lemas, meski hal itu saya pasrahkan kepada Yang Kuasa,'' tuturnya mengingat masa-masa kegagalan panen itu. Kasubdin Pertanian Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir Heru Budiyono MP mengarahkan langsung cara pemakaian pestisida dan penyemprotan wereng yang benar. Para petani mendengarkan dengan serius dan sesekali mengajukan pertanyaan. ''Sebaiknya untuk pengobatan wereng jangan mencampur dengan obat lain. Pakailah pestisida khusus untuk meracuni wereng,'' paparnya. (H1-37d) |