logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juni 2006 SEMARANG
Line

Pemkot Kembali Didesak Perbaiki Jalan Citarum

SEMARANG TIMUR - Warga di kampung-kampung di sekitar Jalan Citarum kembali mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera memperbaiki jalan itu. Pasalnya, kerusakan jalan yang menghubungkan Jalan Dokter Cipto dan Jalan Soekarno-Hatta itu kini semakin parah.

Selain membahayakan pengguna jalan, pada musim kemarau seperti sekarang ini, juga menimbulkan polusi debu. Sementara itu ketika rob datang, jalan itu pun tergenang. Dan, setelah rob surut berubah menjadi kubangan lumpur. ''Motor dan mobil jadi kotor setelah melewati jalan itu. Akibatnya, kami harus mencuci kendaraan setiap hari,'' ujar Hendra, warga Jalan Melati Baru, Senin (19/6).

Dia menyebutkan, persoalan lain yang mengganggu warga adalah kemacetan. Karena jalan rusak, otomatis atus lalu lintas tersendat. Pada pagi dan sore hari, sangat panjang.

''Kami berkali-kali mendengar Wali Kota berjanji akan memperbaiki jalan ini. Akan tetapi, sampai sekarang tak ada realisasinya,'' tandas Sugeng, warga Jalan Cintandui.

Kerusakan terlihat dari banyaknya lubang di sepanjang jalan itu. Padahal, jalan di Kecamatan Semarang Timur tersebut setiap hari dilalui ratusan kendaraan berbagai jenis. Termasuk kendaraan angkutan berat seperti truk.

Kasubdin Jalan DPU Kota Semarang Ir Nugroho mengemukakan, proses lelang proyek perbaikan Jalan Citarum sudah selesai. Proses selanjutnya adalah penandatanganan kontrak dan penerbitan surat perintah mulai kerja.

''Kami memperkirakan, akhir Juni atau awal Juli perbaikan Jalan Citarum akan dilakukan,'' katanya.

DPU, lanjut dia, tidak tinggal diam dalam menyikapi persoalan kerusakan jalan itu. Agar tidak terlalu membahayakan pengguna jalan, pihaknya sudah menguruknya. ''Sejak Maret lalu, kami dua kali melakukannya.'' (ric,G6-56j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA