| Selasa, 20 Juni 2006 | INTERNASIONAL |
UMNO Kompak Dukung BadawiKUALA LUMPUR - Partai berkuasa Malaysia mendukung Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi yang sedang mendapat kritikan tajam dari mantan perdana menteri Mahathir Mohamad. Perseteruan antara Mahathir dan Badawi sempat menimbulkan kekhawatiran bakal terjadinya ketidakstabilan politik. Namun, Organisasi Nasional Malaysia Bersatu (UMNO) Senin kemarin untuk pertama kali menyatakan sikapnya yang mendukung Badawi. Meski demikian, sikap UMNO tidak berarti akan mencela serangan Mahathir terhadap perdana menteri. "Dewan Tertinggi UMNO secara bulat mendukung kepemimpinan Abdullah Ahmad Badawi sebagai perdana menteri dan presiden UMNO," kata Deputi Perdana Menteri Najib Razak seusai rapat dewan partai itu. Mahathir yang dikenal dengan pernyataan kerasnya adalah perdana menteri dan ketua UMNO selama 22 tahun sebelum dia menyerahkan kekuasaan kepada Abdullah Badawi pada 2003. Pengganti Mahathir ini adalah orang kepercayaannya yang sering dijuluki "Mr Nice Guy". Respons Pemerintah Mahathir geram dengan Abdullah karena dia membatalkan beberapa proyek besar yang sudah dirintis dan digagasnya semasa Mahathir berkuasa. Bulan lalu, dia mengatakan pemerintah telah menjual kedaulatan negara Malaysia dan kurang berani. Kecaman itu dilontarkan karena pemerintah Badawi membatalkan rencana pembangunan separo jembatan penghubung ke Singapura, yang keberatan dengan rencana pembangunan jembatan itu. UMNO adalah pondasi bagi koalisi Barisan Nasional berkuasa. Koalisi ini memimpin Malaysia sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1957. Etnis Melayu yang dominan di bidang politik hanya separo dari penduduk Malaysia yang berjumlah 26 juta jiwa. Sebelum ini beredar spekulasi bahwa UMNO bakal mencela Mahathir yang terus menyerang Abdullah. Namun, Abdullah kepada wartawan mengatakan pemerintah hanya akan menanggapi pokok-pokok pernyataan Mahathir. Para menteri kabinet Abdullah dan para pemimpin partai di dalam koalisi Barisan Nasional kompak mendukung Abdullah dalam menghadapi kecaman Mahathir. (rtr-gn-25) |