| Selasa, 20 Juni 2006 | BANYUMAS |
Tinggi, Penderita Katarak di Cilacap
MAJENANG- Jumlah penderita gangguan mata, khususnya katarak di wilayah Cilacap bagian barat diperkirakan cukup tinggi. Bahkan, ujar Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang dokter Marno, dari tahun ke tahun, jumlah penderita penyakit tersebut cenderung meningkat. Berkait itu, RSUD bekerja sama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Yogyakarta, Minggu (18/6), mengadakan operasi katarak gratis. Marno menyatakan sebelum operasi dilakukan, pihak rumah sakit dan Perdami Yogyakarta menyeleksi dulu calon pasien yang sudah mendaftar. Seleksi dilaksanakan Sabtu (17/6). ''Kru dari Perdami yang datang ke RSUD Majenang 14 orang. Mereka terdiri atas sembilan dokter mata, tiga perawat, dan dua orang tenaga pendukung,'' katanya. Dia menuturkan, pada saat pendaftaran jumlah calon pasien yang mendaftar 97 orang. Namun setelah diseleksi, pendaftar yang bisa dioperasi hanya 38 orang. 38 Pasien Dengan demikian, operasi katarak gratis ini dilakukan terhadap 38 pasien dengan jumlah bola mata yang dioperasi 39. Sebab, ada satu pasien yang kedua bola matanya dioperasi. Operasi dilaksanakan Minggu (18/6) mulai pukul 09.00. Berhubung jumlah pasien cukup banyak, operasi berlangsung sampai Senin (19/6) dini hari. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan fasilitas dan peralatan milik RSUD Majenang. ''Kegiatan ini juga disaksikan tamu undangan dari Dinas Kesehatan, Bagian Kesra, dan PMI. Bahkan pada kesempatan itu, PMI Cilacap memberi bingkisan kepada pasien yang dioperasi,'' katanya. Menurut dokter Marno, RSUD Majenang dan Perdami sudah sering mengadakan operasi katarak gratis. Operasi bagi para penderita katarak di wilayah tersebut selama ini selalu dilakukan bekerja sama dengan Perdami, karena sampai sekarang RSUD Majenang belum memiliki dokter mata. Sebenarnya dengan dibangunnya gedung RSUD Majenang baru, semua kebutuhan ruang poliklinik sudah tersedia. Termasuk ruang poliklinik mata. Namun sampai sekarang Pemkab belum menempatkan dokter mata di rumah sakit itu. (ag-67s) |