SOLO-Pemkot Surakarta diminta berhati-hati memproses pengajuan
sertifikat warga penghuni bekas eks resosisalisasi Silir karena bisa menimbulkan
kecemburuan warga lain.''Warga sekitar Silir sudah kasak-kusuk mempertanyakan rencana sertifikasi
tersebut,''
|
 |
WONOGIRI- Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Wonogiri, menengarai
adanya penyimpangan penggunaan anggaran belanja modal di Sekretariat Daerah
(Setda). Penyimpangan itu terlihat dari adanya anggaran belanja modal tanah
yang belakangan digunakan untuk pengadaan aspal dan semen.
|
 |
BOYOLALI- Puluhan kios Pasar Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten
Boyolali, hampir dua tahun ini mangkrak. Hal ini disebabkan harga
kios terlalu mahal, sehingga tidak bisa terjangkau oleh pedagang. Bila
tidak segera laku, kios pasar dikhawatirkan akan rusak.
|
 |
SOLO-Pemkot Surakarta memasukkan beberapa kontraktor bermasalah
ke dalam daftar hitam. Kontraktor yang antara lain terbukti tak transparan
dalam beberapa pengerjaan proyek pemerintah tersebut tidak akan lolos dalam
prakualifikasi lelang.
|
 |
KARANGANYAR- ''Sekolah kami jangan hanya ditinjau. Percuma kalau
ditinjau tetapi bantuan tidak cair-cair,'' kata Kepala SDN Paseban 01,
Sugiyatno, Jumapolo, pekan lalu.
|
 |
SRAGEN - Karena mengalami musibah perahu bocor, pasangan suami
istri (pasutri) Sakiman (46) dan Ngatinem (48) warga Dukuh Sumberejo,
|
 |
SOLO- Empat puluh anak mengikuti khitanan massal yang digelar
RSI Kustati di Desa Ngadiluwih, Matesih, Karanganyar, kemarin. Kegiatan
yang digratiskan untuk umum itu melibatkan tenaga medis yang terdiri atas
4 dokter dan 16 perawat. (san-27)
|