logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Juni 2006 SALA
Line

SDN Paseban 01 Belum Diperbaiki

  • Ambruk akibat Gempa

KARANGANYAR- ''Sekolah kami jangan hanya ditinjau. Percuma kalau ditinjau tetapi bantuan tidak cair-cair,'' kata Kepala SDN Paseban 01, Sugiyatno, Jumapolo, pekan lalu.

Ya, sangat beralasan memang kalau Sugiyatno mengeluh demikian. Sebab sejak roboh akibat gempa bumi pada 27 Mei lalu, dua lokal kelas SDN Paseban 01 belum juga diperbaiki.

''Mulai dari Bupati, DPRD sampai Dinas P dan K Karanganyar berkali-kali meninjau, tetapi anggaran yang diajukan belum cair,'' tandas dia, yang mengaku sudah berkali-kali mengajukan anggaran.

Sebenarnya kerusakan di lokal kelas SDN Paseban 01 terjadi sebelum gempa. Meski kondisinya mengkhawatirkan, lokal itu tetap digunakan.

''Nah ketika terjadi gempa, dua lokal kelas yaitu kelas V dan kelas VI yang sebelumnya sudah mengkhawatirkan itu akhirnya roboh,'' paparnya.

Bergiliran

Ketika dua lokal kelas roboh dan tidak bisa dipakai, urai dia, proses belajar-mengajar para murid dilakukan secara bergiliran, dengan masuk pagi dan siang.

Namun ketika pelaksanaan ujian kenaikan kelas (UKK) berlangsung, kelas V dipindah ke rumah penduduk. ''Sebab tidak ada ruangan sisa yang bisa digunakan,'' ungkapnya. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas P dan K Kuswadi mengemukakan, pihaknya sudah menginventarisasi sekolah-sekolah rusak.

Baik akibat bencana alam, gempa maupun berusia sudah tua. Pihaknya juga sudah mengajukan anggaran perbaikan sekolah itu, baik kepada Pemkab maupun Pemprov.

''Kami berharap perbaikan sekolah bisa menggunakan alokasi dana mendahului perubahan APBD 2006,'' tandasnya.(G8-67s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA