| Senin, 19 Juni 2006 | SALA |
Kontraktor Bermasalah Masuk Daftar HitamSOLO-Pemkot Surakarta memasukkan beberapa kontraktor bermasalah ke dalam daftar hitam. Kontraktor yang antara lain terbukti tak transparan dalam beberapa pengerjaan proyek pemerintah tersebut tidak akan lolos dalam prakualifikasi lelang. Termasuk terhadap lelang proyek rehabilitasi 11 pasar tradisional yang akan dilaksanakan Dinas Pengelolaan Pasar akhir Juni mendatang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Drs Satria Teguh Subroto menjamin lelang pengerjaan rehabilitasi pasar tradisional yang dibiayai APBD 2006 senilai Rp 7,7 miliar itu lebih transparan. ''Kontraktor yang memiliki track record buruk atau punya banyak kasus langsung kami coret dari keikutsertaan lelang,'' ujarnya tanpa menyebutkan kontraktor bermasalah yang dimaksud, akhir pekan lalu. Proyek rehabilitasi 11 pasar tradisional senilai Rp 7,7 miliar itu meliputi Pasar Legi, Pasar Mojosongo, Pasar Kembang, Pasar Depok, Pasar Sidodadi, Pasar Kadipolo, Pasar Klewer, Pasar Harjodaksino, Pasar Rejosari, Pasar Gading, dan Pasar Gede. Dua di antaranya, yakni Pasar Kembang dan Pasar Mojosongo, akan dibangun ulang karena kondisinya sudah tidak lagi memungkinkan diperbaiki lewat model tambal sulam. Mantan Camat Pasar Kliwon itu menegaskan pihaknya tak ingin mengulang kasus penyimpangan bestek yang terjadi pada proyek rehabilitasi Pasar Ayam Semanggi akhir tahun lalu. Sementara itu sekitar 70 kontraktor telah mendaftarkan diri menjelang pelaksanaan lelang rehabilitasi 11 pasar tradisional. Mereka terbagi dalam beberapa golongan, mulai kecil hingga besar. (G13-27) |