| Senin, 19 Juni 2006 | OLAHRAGA |
Kesempatan Terakhir bagi TogoDORTMUND-Togo akan bertemu Swiss pada pertandingan kedua mereka di Grup G Piala Dunia, malam ini. Dalam pertandingan yang akan berlangsung di Westfalenstadion Dortmund itu, kemungkinan pelatih Swiss Koebi Kuhn bakal menampilkan lagi striker Marco Streller. Dia diturunkan saat mereka mampu menahan imbang juara dunia 1998 Prancis 0-0. Namun Kuhn mengakui bakal lebih banyak berharap pada kemampuan lini tengah untuk mendobrak pertahanan lawan. Dia meminta para gelandangnya untuk menciptakan banyak peluang, tidak seperti ketika melawan Zinedine Zidane cs. "Kami tahu bagaimana cara main untuk mengalahkan Togo. Tetapi, mereka juga memiliki cara untuk menundukkan kami, setelah mereka kalah dari Korea Selatan. Jadi pertandingan nanti tidak akan mudah,"katanya. "Bila kami menginginkan maju ke putaran kedua maka kami harus menghindari hambatan pada putaran awal ini," kata kapten Johann Vogel. Sedangkan pelatih Togo Otto Pfister berpendapat Swiss merupakan kesebelasan yang bagus. Namun, pihaknya telah mengetahui cara main calon lawannya itu. ''Saya tahu sistem mereka," lanjutnya. Bagi kesebelasan dari Afrika Barat itu, partai ini merupakan kesempatan terakhir. Kalah berarti tersingkir, sekalipun masih ada satu pertandingan sisa melawan Korea Selatan. Cedera Pfister sempat meninggalkan tim, karena merasa terganggu dengan berlarut-larutnya pembicaraan seputar rencana bonus antara Federasi Sepak Bola Togo dengan para pemainnya. Pria asal Jerman itu pun pulang ke rumahnya. Tetapi, dia bersedia lagi bergabung setelah Federasi Sepak Bola Togo mengirimkan permohonan lewat faksimile. Salah seorang pejabat tim mengatakan, masalah tuntutan uang sudah dapat diselesaikan. Tetapi perinciannya tidak diungkapkan. Para pemain mengatakan, mereka tetap akan turun lapangan kendati tidak menerima uang. Di kubu debutan Piala Dunia ini, Ludovic Assemoassa mengalami cedera urat kaki kanan pada pertandingan pertama melawan Korea Selatan. Dia tidak dapat turun pada sisa pertandingan timnya. Sedangkan Jean Paul Abalo Dosseh tak bisa main karena terkena hukuman kartu merah saat lawan anak-anak asuhan Dick Advocaat. Bek kanan Swiss, Valon Behrami, kemungkinan juga tidak turun karena belum sembuh dari nyeri otot kaki. Swiss baru bertemu sembilan kali dengan tim dari Afrika. Mereka bermain imbang 1-1 lawan Pantai Gading bulan lalu pada pertandingan persahabatan yang dirancang untuk melawan Togo. Kecuali tuan rumah, Togo merupakan satu-satunya tim di Piala Dunia 2006 yang diarsiteki orang Jerman.(rtr,tok-22) |