logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Juni 2006 NASIONAL
Line

Korban Tetanus Jadi 9 Orang

  • Masih Banyak yang Menolak Imunisasi

KLATEN - Tetanus semakin mengganas. Kini sudah 26 korban gempa yang terjangkit tetanus, sembilan di antaranya meninggal dunia. Meski demikian masih banyak orang di kawasan gempa yang menolak diimunisasi tetanus. ''Di Klaten sudah jatuh sembilan korban meninggal akibat tetanus. Kini masih ada 17 orang yang dirawat di berbagai rumah sakit,'' kata Kasubdin Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (DKKS) Klaten dokter gigi Agus Susanto, kemarin.

Sejak Rabu (7/6), petugas DKKS bekerja sama dengan United Nations Children's Fund (Unicef) melakukan imunisasi di 25 kecamatan di 230 desa korban gempa. Program tersebut akan berlangsung hingga Rabu (21/6).

Menurutnya, sampai Sabtu (17/6), jumlah warga yang bersedia diimunisasi tetanus mencapai 186.851 orang. Jumlah tersebut baru 44,22% dari target yang ditetapkan, yaitu 422.514 orang usia 15 tahun ke atas. Saat ini, masih ada sejumlah warga korban gempa Klaten yang dirawat di beberapa RS karena terinfeksi tetanus, di antaranya dirawat di RSUD Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSI Klaten, RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dan RS Pantirini Kalasan, Sleman.

Imunisasi

''Korban yang meninggal terakhir adalah Manto Sudarmo (88) warga Tlogo Kidul, Prambanan yang dirawat di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten. Dia tidak tertolong,'' ujar Agus.

Selain tetanus, DKKS Klaten juga melakukan imunisasi campak untuk balita agar penyakit berbahaya tersebut itu tidak mewabah. Target yang ditetapkan 43.438 anak. Hingga Sabtu (17/6) sudah diimunisasi 37.171anak atau 85,57%.

DKKS juga membagikan kapsul vitamin A untuk balita. Vitamin A kapsul biru sudah mencapai 3.757 buah, sedangkan yang merah 35.459 buah. Sementara itu, korban tetanus yang meninggal saat dirawat di RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten semula tiga orang. Dua orang meninggal di RSI Klaten.

Seorang pasien yang semula dirawat di RSI dan dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang juga meninggal. Dua korban lain adalah pasien yang dirawat di RSUD Gunungkidul dan di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. (F5,hsn-46v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA