| Senin, 19 Juni 2006 | MURIA |
Kualitas Raskin Dinilai Sangat JelekREMBANG - Kualitas beras masyarakat miskin (raskin) yang disalurkan Juni ini, menurut penilaian masyarakat, sangat jelek. Pasalnya, beras bercampur dengan batu kerikil. Anggota DPRD Moch Muslikh menyebutkan, raskin tersebut disalurkan di Kecamatan Sluke dan Kragan. ''Saya pantau di sejumlah desa, keluhan masyarakat kira-kira sama. Yaitu beras bercampur batu. Selain itu, butiran beras pecah-pecah. Ini perlu perhatian semua kalangan,'' ujarnya, kemarin. Dia menekankan, kualitas demikian baru temukan bulan ini saja. Sebelumnya, lumayan baik. ''Harapan masyarakat, tentu kualitas raskin yang disalurkan bisa lebih baik daripada bulan ini. Meski raskin dibeli dengan harga murah, kualitasnya tidak boleh dilupakan,'' tutur anggota legislatif dari Partai Demokrat itu. Sepuluh Kali Di tempat terpisah, Kabag Perekonomian Pemkab Waluyo mengungkapkan, kualitas raskin memang tidak bisa diprediksi. ''Memang kadang-kadang beras yang kami dapatkan kurang baik. Namun, yang kurang bagus itu juga paling hanya sebagian kecil saja. Secara umum, kualitas raskin di Rembang rata-rata bagus.'' Dia mengatakan, tahun ini Pemkab akan membagikan raskin 10 kali. Sesuai dengan data dari Bagian Perekonomian, jumlah raskin bulanan yang diberikan tiap kecamatan 645.880 kg. Jumlah warga yang menerima 32.994 keluarga. Dia berjanji, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap distribusi raskin agar sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Dia menyebutkan, pengawasan itu di Kecamatan Sarang, Kragan, Pancur, Sulang, Sumber, dan Bulu. ''Desa-desa yang belum memiliki kepala desa definitif, kami menunjuk koordinator raskin dari tokoh masyarakat. Dari beberapa kali pendistribusian, kami cermati malahan lebih bagus. Pembayaran juga berjalan lancar.'' (H19-61j) |