logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Juni 2006 KEDU & DIY
Line

Pemasukan PBB Seret akibat Gempa

BOROBUDUR - Pemasukan PBB (pajak bumi dan bangunan) di Kabupaten Magelang seret akibat gempa bumi dan ancaman bencana Gunung Merapi. Sampai sekarang baru masuk 11,68% dari target Rp 12,92 miliar. Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto mengatakan, perkiraan semula pada Mei 2006 masuk 40%, tetapi hingga kini baru Rp 1,51 miliar.

''Demikian pula untuk target penerimaan PBB pedesaan dan perkotaan Rp 10,20 miliar, baru tercapai 23,49% atau Rp 2,39 miliar. Untuk target PBB APBN Rp 21,05 miliar, baru terealisasi 27,69% atau Rp 5,83 miliar,'' katanya, kemarin.

Dia mengemukakan, tahun ini pemerintah daerah sibuk menanggulangi ancaman bencana Gunung Merapi dan gempa bumi. ''Tetapi pekerjaan rutin hendaknya jangan ditinggalkan,'' katanya.

Dalam acara pencanangan Bulan Panutan Pembayaran PBB 2006 di GOR Gemilang Kota Mungkid, dia meminta para camat yang pendapatan PBB masih di bawah target, mengadakan intensifikasi dan lebih proaktif turun ke desa-desa, bahkan sampai dusun-dusun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Drs Hartono mengemukakan, di antara 367 desa dan lima kelurahan di Kabupaten Magelang, hanya 27 desa yang sudah melunasi PBB.

Setoran PBB tertinggi adalah Ngablak 40,13%, diikuti Kajoran 34,76% dan Srumbung 29,22%. Yang terendah, Kecamatan Tegalrejo 2,46%, Salaman 3,34%, dan Ngluwar 3,60%. (pr-66)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA