| Senin, 19 Juni 2006 | KEDU & DIY |
Dana BOS Buku Segera CairPURWOREJO - Pemerintah Pusat dan DPR RI sudah menyepakati pemberian dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk pembelian buku di seluruh provinsi. Sebelumnya, pemerintah hanya akan memberi BOS buku untuk 12 provinsi yang nilai ujian nasional murid-murid sekolahnya kurang baik dan daerah miskin. ''Sekarang sudah ada kesepakatan, dana BOS buku diberikan kepada 33 provinsi,'' ungkap anggota Komisi X DPR RI HM Daromi Irdjas SH MSi, Minggu kemarin. Meski demikian, pemerintah tetap memberi perhatian lebih kepada 12 provinsi yang hasil ujian murid-muridnya jelek. Ke-12 provinsi tersebut terdiri atas Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Bengkulu, Lampung, NTB, NTT, Kalbar, Kalteng, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua, Irja Barat, dan Bangka Belitung. Dengan pembagian, murid-murid SD dan SMP di 12 provinsi itu memperoleh tiga buku wajib, sementara provinsi lain hanya satu buku wajib/murid. Sebagai konsekuensi atas kesepakatan tersebut, dana BOS buku yang semula dianggarkan Rp 900 miliar, harus ditambah Rp 700 miliar. Penambahan anggaran BOS buku tersebut, jelas Daromi, akan dimasukkan dalam perubahan APBD yang diperkirakan akan ditetapkan bulan depan. ''Anggaran BOS buku menjadi Rp 1,6 triliun itu sudah disetujui di rapat komisi,'' ungkap dia. Dengan demikian, dana yang akan dicairkan dalam waktu dekat ini Rp 900 miliar. Daromi mengungkapkan, Komisi X berharap pencairan dana bisa dilakukan pada tahun ajaran baru. Mengenai pola pencairannya, seperti BOS, yakni dikirim langsung ke rekening sekolah. Perlu Pengawasan Kemudian pihak sekolah yang membelanjakan buku. Menurut dia, buku bantuan pemerintah itu disimpan di perpustakaan sekolah masing-masing. Tidak dibawa pulang murid. Dia menambahkan, di balik kebijakan tersebut, tetap ada kendala. Misalnya, sekolah di kota tidak mengalami kesulitan membeli buku. Sementara sekolah yang ada di daerah terpencil, dipastikan akan cukup sulit menerapkannya. Namun jika pembeliannya dititipkan pemkab, rawan untuk disalahgunakan sebagaimana pengadaan buku tahun 2003 dan 2004 di beberapa daerah. Menurut catatannya, dalam dana BOS buku dialokasikan Rp 20 ribu/buku. Sehubungan dengan bantuan dana BOS buku, dia berharap ada pengawasan, terutama dari pihak orang tua murid maupun LSM. Jumlah murid SD dan SMP se-Indonesia ada sekitar 45 juta. Setiap provinsi akan menerima dana sesuai jumlah muridnya. (yon-39m) |