| Senin, 19 Juni 2006 | KEDU & DIY |
''Saya Berharap Ada yang Masuk Polri''KEBUMEN - Satuan Karya (Saka) Bhayangkara bukan anggota Pramuka biasa. Ia adalah anggota Pramuka plus yang memiliki panggilan kepada empat krida di bidang lalu lintas, kamtibmas serta penanggulangan bencana. ''Saka Bhanyangkara tak boleh cengeng. Adik-adik harus memiliki disiplin tinggi,''tandas Kasatlantas Polres Kebumen Iptu Umbu Tellu SH saat apel anggota Saka Bhayangkara di Satlantas, Minggu (18/6). Menurut dia, salah satu sisi positif menjadi anggota Saka Bhayangkara adalah memiliki kemampuan lebih dibanding remaja usianya. Bahkan ia juga mempunyai bekal sikap mental sebagai seorang pramuka sekaligus pembantu polisi dalam tugas di jalan raya maupun tugas penanggulangan bencana. Umbu Tellu mengharapkan generasi muda seperti Saka Bhayangkara bisa menjadi pioner dalam upaya menciptakan Kamtibmas dan Kamtibcarlantas. Ia menghargai kerelaan adik-adik Pramuka di hari libur dan hari Minggu waktunya justru dicurahkan mengikuti latihan dan kegiatan. Pengalaman ini bisa menjadi bekal adik-adik nanti memasuki dunia kerja dan masyarakat. Saya harap di antara kalian ada yang tertarik masuk Polri, silakan,'' pesannya. Menurut Kasatlantas, saat ini jumlah anggota Saka Bhayangkara Kebumen ada sekitar 500 siswa. Setiap Polsek memiliki anggota minimal 25 anak. Mereka yang bisa masuk Saka Bhayangkara adalah siswa kelas satu dan kelas dua SMU atau SMK. Adapun materi yang diberikan melipui Krida Lalu Lintas, Krida Kambtibmas, Krida Tindak Pertama Tempat Kejadian Perkara (TKTKP) dan Krida Penanggulangan Bencana. Mereka juga bisa membantu polisi meringankan tugas dalam mengatur alu lintas maupun menggambar denah kecelakaan.''Bahkan selagi polisi belum datang, Saka Bhayangkara bisa membantu tindak pertama TKP dan juga menolong korban sampai mengatur lalu lintas,''.(B3-39) |