| Senin, 19 Juni 2006 | KEDU & DIY |
Makan Tak Bayar Malah MembunuhSLEMAN - Seorang pemilik rumah makan, Gunarto (35), Sabtu lalu (17/6), tewas mengenaskan. Korban, warga Dusun Nusupan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, mengembuskan napas terakhir akibat dikeroyok lima orang pengunjung yang mau makan gratis di tempat usahanya. Kapolsek Gamping, Iptu Sugeng Harsoyo, kemarin (18/6), didampingi Kanit Reskrim, Ipda Haryanto, mengatakan, petugas sudah mengetahui identitas tersangka, yang menyebabkan korban tewas mengenaskan akibat tusukan senjata tajam. Dikatakannya, sekitar jam 15.30, rumah makan milik korban kedatangan lima orang tamu. Mereka minta digorengkan ikan segar. Tanpa curiga, korban memenuhi permintaan mereka. Tapi, usai makan mereka langsung meninggalkan tempat, sehingga menimbulkan keributan. Diduga karena mabuk, di antara tersangka pelaku ada yang mencabut senjata tajam. Akibat perkelahian yang tidak seimbang, akhirnya Gunarto tewas mengenaskan. Korban tewas akibat tusukan senjata tajam di bagian dada kanan, perut, pinggang, dan pelipis. Upaya menyelamatkan nyawa korban tak berhasil. Setelah divisum di RSUP Dr Sardjito, jenazah korban dimakamkan, kemarin. Karena identitas tersangka pelaku sudah diketahui, Kapolsek minta para tersangka segera menyerahkan diri. (P58-39h) |