| Kamis, 15 Juni 2006 | SALA |
100 SD Rusak Berat
KLATEN - Gempa menyebabkan 323 gedung SD di Klaten roboh dan rusak parah, sehingga bangunan SD di tujuh kecamatan yang terparah akan segera diperbaiki. Dari total 191 bangunan SD di tujuh kecamatan tersebut, sekitar 100 gedung SD sudah pasti mendapat alokasi dana pembangunan. "Untuk pembangunan gedung SD yang roboh dan rusak parah akibat gempa, kami menerapkan superprioritas, yakni di tujuh kecamatan terparah," kata Kepala Dinas P dan K Klaten Drs Djoko Sutrisno, kemarin. Tujuh kecamatan yang terparah dilanda gempa itu adalah Gantiwarno, Wedi, Prambanan, Cawas, Bayat, Jogonalan, dan Trucuk. Total gedung SD se-Klaten yang roboh dan rusak parah akibat gempa itu mencapai 323 buah. "Skenarionya, dana sementara yang sudah riil berasal dari APBD Klaten, DAK, Dinas P dan K Provinsi Jateng, bantuan Gubernur, Depdiknas, dan donatur, totalnya antara Rp 25 dan Rp 30 miliar. Sudah ada 20 gedung SD yang akan dibangun donatur," papar Djoko. Didahulukan Untuk menindaklanjuti rencana pembangunan gedung SD akibat gempa, Dinas P dan K Klaten telah bertemu dengan Komisi III DPRD setempat. Intinya, kedua belah pihak sepakat pembangunan SD di daerah bencana didahulukan. "Dana APBD Rp 6,2 miliar yang sebelumnya dialokasikan untuk renovasi SD/MI, kini dialihkan untuk pembangunan gedung baru SD yang roboh dan rusak parah di kawasan bencana," tegas dia. Selain alokasi dana APBD Klaten, ada dana alokasi khusus (DAK) untuk 19 SD, masing-masing senilai Rp 220 juta. Dari Dinas P dan K Provinsi Jateng, ada dana dekonsentrasi untuk pembangunan 14 gedung SD, masing-masing Rp 200 juta, sedangkan bantuan Gubernur mencapai Rp 4,1 miliar. Sementara itu, sumbangan pihak ketiga untuk pembangunan sekolah yang rusak masih terus berdatangan. Hingga kemarin, sudah ada 20 SD yang akan dibangun oleh pihak ketiga yang terdiri atas pemerintah kabupaten lain, perusahaan, lembaga asing, bahkan dari perorangan. "Jumlah donatur pembangunan SD diperkirakan masih akan terus bertambah. Saat ini masih ada beberapa pihak yang sedang menjajaki kemungkinan untuk membangun gedung sekolah yang roboh," papar dia. (F5,hsn-50d) |