logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 15 Juni 2006 OLAHRAGA
Line

Shaka Hislop

The Last Man Standing

MULANYA diremehkan, kesebelasan Trinidad & Tobago ternyata langsung unjuk gigi di Jerman. Pasukan Leo Beenhakker memang tidak memetik nilai sempurna di laga perdana mereka, namun sang lawan, Swedia, yang jauh lebih diunggulkan terlihat tak berdaya.

Kapten Dwight Yorke terpilih sebagai man of the match pada laga itu. Aksi-aksinya merepotkan barisan pertahanan Swedia. Kepiawaiannya mengatur serangan pun terbukti yahud. Apalagi mereka bermain dengan 10 orang sejak menit ke-46. Tetapi, siapapun tak menyangkal jika pahlawan Soca Warriors sesungguhnya adalah kiper Shaka Hislop.

Malam itu, penjaga gawang yang bermain untuk klub West Ham United ini tampil cemerlang. Beberapa kali dia melakukan aksi penyelamatan gemilang. Palang pintu Trinidad itu benar-benar layak menjadi orang terakhir di barisan pertahanan. The Last Man Standing of the Soca Warriors!

Pujian yang paling jujur tentu yang datang dari kubu musuh. Simak saja pengakuan pelatih Swedia Lars Lagerback seusai pertandingan.

"Ada beberapa peluang emas kami yang seharusnya menjadi gol. Namun, Hislop se- lalu berada di posisi yang tepat untuk mementahkan peluang itu," kata Lars Lagerback kepada Reuters.

Lima bulan lalu, Hislop telah memperingatkan calon lawan untuk tak meremehkan Tobago. Meski berstatus debutan, pemain kelahiran 22 Februari 1969 itu yakin timnya mampu membuat kejutan.

Tak banyak yang tahu bila Hislop pernah bermain untuk tim nasional Inggris U-21. Pemain dengan tinggi 193 cm ini memang lahir di Hackney, sebuah kawasan yang terletak di London Timur. Karier internasionalnya di tim Soca baru dimulai 28 Juni 1998, saat Tobago menundukkan Jamaika 2-0.

Hislop telah kuyup dengan hiruk-pikuk sepak bola Inggris sejak 1992 saat bergabung dengan klub divisi dua, Reading FC. Dia kemudian direkrut Kevin Keegan yang mengarsiteki Newcastle United pada paro musim 1995 dengan transfer 1,58 juta poundsterling.

Setelah tiga musim merumput di St James Park, dengan status bebas transfer Hislop bergabung dengan West Ham. Pada 2002, Portsmouth merekrutnya. Musim lalu, dia kembali ke West Ham dan berniat menyelesaikan kariernya di klub asal London itu.

Sesungguhnya, Hislop bukan kiper utama Tobago. Penjaga gawang nomor satu pilihan Beenhakker adalah Kelvin Jack. Namun, kiper Dundee United itu mengalami cedera hingga tak bisa diturunkan. Dengan aksi gemilang Hislop, pelatih asal Belanda itu tak perlu menyesali cederanya Jack.

Inggris tentu saja bukan lawan yang asing bagi Hislop. Dia sangat mengenal karakter para pemain yang biasa dihadapinya di Liga Premier itu. Dengan Steven Gerrard, misalnya, Hislop punya kenangan buruk.

Pada final Piala FA musim 2005/2006, bintang Liverpool itulah yang menjebol gawangnya lewat tendangan spektakuler hingga West Ham gagal menjadi juara. (*-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA