| Kamis, 15 Juni 2006 | KEDU & DIY |
Bantuan yang Dikelola Posko UGM Setara Rp 2 MYOGYAKARTA - Bantuan yang telah dikelola oleh Posko UGM Peduli Bencana DIY & Jateng telah mencapai Rp 868.750.000 ditambah dengan berbagai barang dan bahan kebutuhan logistik serta beberapa komitmen yang akan segera direalisasikan. Jumlah totalnya diperkirakan setara dengan sekitar Rp 2 miliar. ''Bantuan tersebut berasal dari pelbagai pihak yang mempercayakan pengelolaannya kepada UGM,'' ujar Rektor UGM Prof Dr Sofian Effendi di dampingi oleh Koordinator Posko UGM Peduli Bencana, Prof Dr Agus Dwiyanto SU MPA, kepada wartawan, Selasa (13/6) siang. Menurut Prof Sofian, Sebagian besar uang dan barang tersebut sudah didistribusikan kepada penduduk korban bencana, baik melalui 3 Posko Lapangan di Trimulyo (Jetis), Piyungan dan Gantiwarno (Klaten), maupun melalui pengambilan langsung oleh masyarakat di Posko UGM Peduli Bencana DIY & Jateng di Bulaksumur A-11 Yogyakarta. Dijelaskan bahwa dana bantuan yang dikelola oleh UGM itu dipergunakan untuk mendukung program peduli jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk program jangka pendek (1-3 minggu) pascagempa terdiri atas bantuan medis bagi hampir 3.000 keluarga/pasien, dapur umum bagi 3.700 warga, penyediaan logistik, pendampingan psikologis, pemulihan jangka pendek, penilaian kebutuhan masyarakat korban gempa, penilaian infrastruktur di Jetis (Bantul) dan pengadaan air bersih alternatif serta perbaikan fasilitas yang rusak. Bantuan Teknis Program jangka menengah (3-8 minggu) pascagempa meliputi penilaian infrastruktur di seluruh DIY & Jateng, pemberian bantuan teknis kepada Pemprov dan Satkorlak Provinsi, pendirian Pusat Psiko-trauma di UGM, pemberian bantuan keuangan kepada mahasiswa dan karyawan UGM yang tinggal di daerah bencana, pembuatan skema perumahan berbasis komunitas di Jetis (Bantul) dan pendirian Posko Restorasi Kraton Yogyakarta. Program jangka panjang (selama 1 tahun) terdiri atas bantuan teknis pengelolaan bencana kepada Pemprov DIY & Jateng, fasilitasi Pemprov dalam pembuatan skema rehabilitasi rumah mandiri, juga pemberin bantuan teknis kepada Pemprov dalam mendesain peraturan Pemprov tentang infrastruktur tahan gempa. Lebih dari itu, bantuan kepada Pemprov dalam penyusunan program mitigasi gempa, pembangkitan kembali sektor pertanian (meningkatkan keamanan pangan agar petani mandiri dan meminimalisasikan ketergantungan pada bantuan pangan dari luar), pendirian pusat pengelolaan bencana nasional di UGM, serta pemberian beasiswa kepada 3.500 mahasiswa dan 400 mahasiswa baru yang berasal dari daerah bencana. Dikatakan oleh Rektor UGM bahwa dana yang diasumsikan untuk keperluan pelaksanaan semua program tersebut adalah sekitar Rp 76,6 miliar, sehingga masih kurang banyak. Karena itu, selain donasi yang telah masuk, UGM masih sangat membutuhkan uluran tangan dari semua pihak demi kebangkitan kembali masyarakat DIY & Jateng. Segala bentuk bantuan akan diterima dengan tangan terbuka dan mohon dialamatkan ke Posko UGM Peduli Bencana DIY & Jateng di Bulaksumur A-11 Yogyakarta, telp/fax (0274) 6491234, atau e-mail a11@ugm.ac.id dengan Koordinator Prof Dr Agus Dwiyanto, Hp 081.125.6754. Adapun bantuan dana dapat diterima melalui rekening UGM di Bank Mandiri Cabang UGM nomor 137.000.000.6995 atas nama UGM Peduli Bencana DIY. (P12-24) |