| Kamis, 15 Juni 2006 | INTERNASIONAL |
LINTAS JAGATPerhiasan Margaret Laku Rp 162 MLONDON - Perhiasan milik Putri Margaret, mendiang adik Ratu Elizabeth dari Inggris, laku hampir 10 juta pound (sekitar Rp 162 miliar) di rumah lelang, Selasa lalu. Jumlah itu jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan. Beberapa perhiasan lebih kecil dari 192 jenis yang dilelang di Christie laku sekitar 100 kali dari nilai yang mereka perkirakan. Perhiasan itu termasuk tiara pernikahan Putri Margaret, yang terjual dengan harga 926.400 pound.Putra-putri Margaret melelang perhiasan, mebel, dan lukisan sang ibu untuk menutup tagihan pajak harta peninggalan senilai lebih dari empat juta pound setelah kematian Margaret dalam usia 71 tahun pada 2002. Christie menggambarkan lelang itu sebagai penjualan kenang-kenangan kerajaan Inggris terbesar dalam 20 tahun. Perhiasan yang dilelang berkisar dari tiara, yang dikenakan pada pernikahannya dengan Lord Snowdon, sampai salib yang terbuat dari kaca pemberian Ibu Suri. Perhiasan lain juga dilelang kemarin, sehingga harga totalnya bisa lebih besar lagi.(rtr-niek-26) Truk Masuk Jurang, 48 Tewas ALMORA - Penduduk desa dan polisi menuruni lereng gunung yang curam dan mengangkat 48 mayat dari truk, yang jatuh ke jurang di dekat Bharwari, kota kecil di distrik Almora, Negara Bagian Uttaranchal, kata Madan Lal, polisi daerah itu. Paling tidak 12 orang terluka, dan dibawa ke rumah sakit terdekat, jelasnya tentang kecelakaan truk yang membawa rombongan pengantin itu.Anggota rombongan menumpang truk ke desa di dekatnya ketika kecelakaan terjadi. Belum diketahui penyebab insiden itu. HS Bisht, Menteri Transportasi Uttaranchal, mengatakan via telepon dari Almora bahwa korban tewas mungkin bertambah, karena kondisi banyak korban terluka tergolong serius. Almora terletak sekitar 400 km sebelah timurlaut Lucknow, ibu kota Negara Bagian Uttar Pradesh, yang terletak di dekatnya. Kecelakaan jalan raya menewaskan ribuan orang setiap tahun di India, dan sebagian besar akibat mengemudi secara sembrono, kendaraan usang, dan kondisi jalan yang rusak. Di daerah-daerah terpencil, bus hanya beberapa dan orang-orang berdesak-desakan naik truk untuk bepergian.(cnn-niek-26) |