SOLO- Korban gempa yang dirawat di beberapa rumah sakit di Solo
makin berkurang. Paling banyak di RS Moewardi yang masih merawat 217 orang
secara intensif. Di antaranya 89 korban sudah menjalani operasi berat dan
ringan. ''Setiap hari kami mengoperasi sekitar 20 korban dan diharapkan
pekan depan semua sudah tertangani sehingga sebagian bisa pulang,'' kata
Anggita, Humas RS Moewardi.
|
 |
BOYOLALI- Peringatan Hari Jadi Ke-159 Kabupaten Boyolali, ditandai
suasana keprihatinan. Yakni, terjadinya gempa yang menimbulkan banyak korban.
Karena itu, berbagai kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi lebih
banyak dicurahkan untuk kegiatan sosial di daerah bencana gempa.
|
 |
BOYOLALI- Kapolres Boyolali AKBP Drs Tri Maryanto akan memberi
sanksi kepada anggotanya bila pukul 24.00 mobil operasional polsek berada
di garasi. Sanksi hukuman berupa menghormat bendera Merah Putih sampai
batas waktu tidak ditentukan.
|
 |
SOLO- Program-program pemulihan daerah bencana pascagempa di
Yogyakarta, Klaten, dan sekitarnya tengah disusun oleh berbagai pihak.
Sarana dan prasarana permukiman, kesehatan, dan pendidikan menjadi bagian
dari program itu.
|
 |
KLATEN - Warga di beberapa desa di Kecamatan Delanggu, Klaten,
Kamis (1/6) malam, dengan kusyuk melakukan ritual memasang sesaji tulak
balak atau tolak bala. Sesaji yang ditanam di depan rumah dan digantung
pada atas ambang pintu rumah itu, datang dari mulut ke mulut yang bersumber
diyakini dari Yogyakarta.
|
 |
SOLO- Penari Ira Kusumorasri akan menari di atas gethek
pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kota Solo yang
dipusatkan di Segaran, Taman Sriwedari, 5 Juni. Pnyelenggara Mayor Haristanto
mengatakan kegiatan itu hasil kerja sama Pemkot Surakarta dan Republik
Aeng-Aeng. (san-27)
|