logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 Juni 2006 NASIONAL
Line

Ahli Waris Terima Santunan Rp 2 Juta

SEMARANG - Ahli waris korban meninggal akibat bencana alam gempa tektonik di Yogyakarta, Klaten, dan sekitarnya, akan mendapat santunan duka Rp 2 juta dari pemerintah. Bantuan itu diberikan kepada ahli waris melalui RT/RW dan kepala desa/kelurahan.

Rencana pemberian santunan itu tertuang dalam Pedoman Umum Bantuan Tanggap Darurat yang dikeluarkan Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana (Bakornas PB), Jumat (2/6).

Surat No 01/PBP/VI/2006 yang ditandatangani oleh Menko Kesra selaku Wakil Ketua/Ketua Harian Bakornas PB Aburizal Bakrie itu telah diterima Pemprov Jateng, kemarin.

Aburizal Bakrie menjelaskan, para korban gempa yang masih hidup akan menerima bantuan makan dalam bentuk beras 10 kg/jiwa/bulan, ditambah bantuan uang lauk-pauk Rp 3.000/orang/hari atau Rp 90.000/orang/bulan.

Untuk bantuan beras dan lauk-pauk, diberikan secara langsung kepada para kepala keluarga di desa/kelurahan masing-masing oleh petugas Satlak PB yang ditunjuk oleh ketua Satlak PB setempat.

''Pemerintah juga memberi bantuan perawatan korban luka berupa pelayanan kesehatan termasuk pelayanan operasi secara gratis. Selain itu, bantuan penampungan sementara di tenda-tenda sambil menunggu rehabilitasi rumah tinggal,'' jelas dia.

Sebagai dasar dalam melaksanakan pemberian bantuan/santunan tanggap darurat tersebut, lanjut dia, perlu dilakukan pendataan secara baik.

Bila memungkinkan, pendataan bisa selesai secara final dan menyeluruh pada 4 Juni 2006.

Rekonstruksi Perumahan

Penting diketahui, Pemerintah Pusat juga akan memberikan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi perumahan masyarakat korban bencana. Menurut Aburizal, pelaksanaannya didahului dengan pendataan oleh Departemen Pekerjaan Umum dan jajaran PU di daerah.

Khusus pendataan, diharapkan selesai paling lambat 10 Juni 2006.

Secara terpisah, Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Kehumasan (BIKK) Jateng Drs Saman Kadarisman mengemukakan, Pemprov telah menerima pedoman umum tersebut.

Sampai saat ini, Pemprov, Pemkab Klaten, dan pemkab sekitar yang terkena bencana, melalui petugas di lapangan sedang melakukan pendataan terhadap mereka yang akan menerima bantuan tersebut. (G17,H7-60m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA