| Sabtu, 03 Juni 2006 | KEDU & DIY |
"Datalah secara Objektif Rumah Korban Gempa''BOROBUDUR-Bupati Magelang Singgih Sanyoto menanggil semua camat yang wilayahnya terkena gempa bumi. Mereka diminta untuk mengambil langkah konkret, agar korban bisa segera beraktivitas keseharian. ''Datalah secara objektif kondisi korban, terutama bangunan rumah yang rusak. Sebab, data itu akan menjadi pedoman dalam pemberian bantuan,'' katanya. Dalam rapat koordinasi penanggulangan bencana kemarin, dia mengemukakan, dalam waktu dekat akan dijadwalkan pemberian bantuan bencana oleh Tim Tanggap Bencana Kabupaten ke lokasi-lokasi bencana. Berkaitan dengan korban dari daerah lain yang mengungsi ke Kabupaten Magelang, dia meminta mereka dilayani secara baik. ''Pada prinsipnya, Pemkab Magelang akan melayani pengungsi, siapa pun dan dari mana pun, dengan sebaik-baiknya,'' tuturnya. Sekda Agus Subandono menyebutkan, masyarakat korban gempa meliputi 13 kecamatan. Yakni Ngluwar, Salam, Dukun, Srumbung, Mungkid, Borobudur, Salaman, Kajoran, Tempuran, Kaliangkrik, Windusari, Bandongan, Secang, Candimulyo, dan Sawangan. Satu korban meninggal, 21 luka-luka, 641 rumah roboh, 600 rusak berat, dan 641 rusak ringan. Total kerusakan, 1.428 rumah. Warga Kabupaten Magelang yang meninggal di wilayah Yogyakarta ada lima orang. ''Pemkab segera mendata secara cermat dan benar. Nanti juga akan didata oleh Tim Verifikasi DPU dan UGM. Dari data itu nanti dapat ditaksir seberapa besar kerugian dan bantuan yang diperlukan. Dengan demikian, bantuan lebih objektif, proporsional, dan bisa dipertanggungjawabkan,'' katanya. (pr-66) |