logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 Juni 2006 KEDU & DIY
Line

PMI Sediakan 100 Kantong Darah

TEMANGGUNG- PMI telah menyediakan 100 kantong darah untuk keperluan korban gempa bumi di Yogyakarta dan Klaten, beberapa hari lalu. Kini PMI tinggal menunggu permintaan bantuan darah dari PMI dua kota tersebut.

"Sampai saat ini belum ada permintaan bantuan darah dari Klaten dan Yogyakarta. Namun, jika sewaktu-waktu mereka meminta, kami telah menyiapkan 100 kantong darah untuk dikirim ke sana," kata Wakil Ketua PMI Yuani Wijayati Apt, di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), kemarin.

Menurut keterangannya, 100 kantong darah tersebut stok darah di Kantor PMI. Dalam beberapa hari ini cadangan tersebut akan bertambah lagi, mengingat pada Kamis (1/6) lalu juga dilaksanakan donor darah PMI yang berkerja sama dengan Bank Jateng Cabang Temanggung.

PMI juga masih memiliki cadangan sekitar 50 kantong darah dari hasil kegiatan donor di desa-desa baru-baru ini. Dengan berkoordinasi dengan puskesmas kecamatan setempat, diharapkan cadangan darah itu sudah dapat diambil sebelum ada permintaan darah untuk para korban gempa bumi.

Sejak hari pertama gempa bumi, PMI telah mengirimkan 12 orang dari Korps Sukarelawan (KSR), beberapa paramedis, dan seorang penerjemah ke Yogyakarta. Penerjemah ini untuk membantu bahasa bagi sukarelawan asing yang datang ke Yogyakarta.

Pada hari ini PMI akan ke Yogyakarta untuk menambah tenaga sukarelawan dan memberikan bantuan berupa makanan siap saji, pakaian, serta obat-obatan yang merupakan hasil penggalangan dari berbagai toko obat.

Dari Bagian Humas RSU Temanggung diperoleh keterangan, telah dikirim puluhan paramedis, termasuk perawat bagian operasi serta tiga dokter, ke Yogyakarta. Juga dikirim bantuan berupa makanan siap saji, pakaian pantas pakai, dan obat-obatan.

Hal serupa juga dilakukan oleh DKK Temanggung yang mengirimkan 6 dokter kecamatan, paramedis, serta bantuan obat-obatan, makanan siap saji, dan pakaian pantas pakai.

Pemkab Temanggung, menurut Asisten II Setda Rahayu Istanto, akan mengirim bantuan tahap pertama melalui ibu-ibu Tim Penggerak PKK yang akan mengunjungi lokasi bencana di Yogyakarta dan Bantul. Bantuan berupa barang tersebut digalang dari para PNS di kabupaten hingga kecamatan, pengusaha, dan dermawan lain.

"Sejak tiga hari lalu kami telah membuat surat edaran kepada mereka untuk memberikan sumbangan bagi korban gempa, yang dikoordinasikan melalui Satkorlak," ujarnya.

Dia mengatakan, sumbangan memang diwujudkan dalam bentuk barang, karena lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan para korban saat ini. (H24-66)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA