logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 Juni 2006 KEDU & DIY
Line

Peminta Sumbangan Gempa di Jalanan Ditertibkan

  • Mengganggu Lalu Lintas

BOROBUDUR-Polres Magelang menertibkan para peminta sumbangan bertajuk "Peduli Gempa Yogyakarta dan Klaten" di sepanjang jalan raya mulai Secang sampai perbatasan DI Yogyakarta.

"Karena mereka mengganggu lalu lintas, terutama kendaraan pembawa bantuan korban gempa berbagai daerah yang melewati Magelang. Juadi, bukan karena kurang percaya terhadap kredibilitas para peminta sumbangan di jalan," kata Kapolres AKBP Drs Suwarno SH, Jumat (2/6).

Dengan didampingi Kasatlantas AKP Muh Fadil, dia menyebutkan, daerah yang ditertibkan adalah Payaman, Mertoyudan, Palbapang, Semen, dan Pakelan.

"Masyarakat dilarang meminta sumbangan di jalan raya, karena mengganggu lalu lintas. Larangan itu sampai sekarang dipatuhi. Meskipun begitu, kami akan terus memantau, agar lalu lintas tetap lancar," katanya.

Simpul Pertemuan

Menurut dia, Kabupaten Magelang merupakan simpul pertemuan arus lalu lintas pengiriman bantuan korban gempa, baik rute Borobudur dari arah Purworejo dan sekitarnya maupun rute Secang dari arah Temanggung dan Semarang.

Dia mengemukakan, banyak warga Magelang yang memberikan bantuan secara langsung, baik berupa bahan makanan maupun minuman, ke DI Yogyakarta dan Klaten.

Kasat Lantas AKLP Muh Fadil mengatakan, pihaknya siap membantu masyarakat yang menginginkan pengawalan saat akan membawa bantuan untuk korban gempa baik ke DI Yogyakarta maupun Klaten.

Dalam kepadatan lalu lintas dari arah Yogyakarta pascagempa dan isu tsunami, katanya, tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. Sebab, Kapolres, para kasat, semua perwira, dan anggota Polres terjun langsung mengamankannya. (pr-66)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA