| Sabtu, 03 Juni 2006 | KEDU & DIY |
GOR Menjadi Rumah SakitYOGYAKARTA- Untuk melakukan evakuasi dan pemberian bantuan medis kepada korban gempa bumi di wilayah DIY dan Jateng dengan cepat, didirikan posko bersama berupa rumah sakit darurat yang berlokasi di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), di Jalan Colombo. Sebenarnya GOR itu pembangunannya belum selesai. Namun melihat demikian banyaknya korban bencana yang harus dirawat oleh rumah sakit, sementara rumah sakit di DIY tak mampu menampung banyak pasien, maka GOR tersebut digunakan. Posko yang merupakan kerja sama antara Badan SAR Nasional, TNI-AL, Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), dan UNY itu memberikan pelayanan cepat. Sebab dilengkapi dengan tiga buah helikopter. Yakni milik TNI-AU (satu) dan Badan SAR Nasional (dua). GOR tersebut memiliki halaman parkir luas untuk pendaratan helikopter. Sementara di dalam GOR yang belum sempurna itu, tersedia layanan UGD (unit gawat darurat), kamar operasi, unit rawat inap, apotek, ruang rontgen, dan informasi korban, yang dikoordinasi oleh Mayor Jaya Darmawan. Selain ditangani oleh tim medis dari TNI-AL, RS Darurat tersebut juga dibantu oleh tim medis dari Australia. ''Paling tidak, kami sudah melakukan 60 kali operasi medis berat dan ringan. Setiap harinya menangani 30-40 pasien,'' ujar Jaya Darmawan, Jumat (2/6), di sela-sela menangani para pasien. Posko menerima permintaan masyarakat yang butuh bantuan, dengan menghubungi telepon Soemanto/Riyadi (0274) 7477726. (P12-39s) |